Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sri Rahayu, Pemilik Olive Fried Chicken Yogyakarta

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 19 Juli 2024 | 20:06 WIB
Pendiri dan Pemilik Olive Fried Chicken Jogja, Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sri Rahayu.  (mojok.co)
Pendiri dan Pemilik Olive Fried Chicken Jogja, Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sri Rahayu. (mojok.co)

RADAR MALIOBORO - Olive Fried Chiken merupakan salah satu tempat makan yang terkenal dan banyak diminati oleh warna jogja terutama para mahasiswa.

Bahkan, Olive sering disebut sebagai tempat makan termurah favorit mahasiswa.

Meskipun dibandrol dengan harga yang murah tapi Olive Fried Chicken mempunyai cita rasa ayam yang enak tidak kalah dengan brand-brand lain dari luar.

Pasti beberapa orang bertanya-tanya, Siapa pemiliknya?

Bagaimana bisa sampai sukses seperti sekarang ini? Mengapa harganya murah?

Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sri Rahayu, merupakan pemilik Olive Fried Chicken yang sudah berdiri selama lebih dari 13 tahun.

Pertama kali dibuka oleh pasangan Pak Kunardi dan Aurora di Jalan Taman Siswa pada 2011 silam.

Kunardi Sastrawijaya atau lebih akrab dipanggil Pak Pak Kun terlahir sebagai keturunan Tionghoa.

Sejak kecil hingga remaja tumbuh di Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Pak Kun sudah terbiasa hidup mandiri sejak kecil, pada tahun 1993 memutuskan untuk kuliah merantau ke Yogyakarta.

Sebagai mahasiwa akuntansi di Universitas Sanata Dharma lalu bertemu dengan Aurora seorang mahasiswi manajemen.

Di kota inilah Pak Kun dapat bertahan hidup dengan gaya hidup sederhana dan harga makanan yang relatif murah saat dirinya masih menempuh pendidikan sebagai seorang mahasiswa.

Sebagai rasa terima kasihnya kepada Jogja, ia bertekad membuat bisnis Olive Fried Chicken dengan harga pelajar untuk membantu masyarakat jogja terutama mahasiswa yang mempunyai ekonomi kurang mampu sama seperti dirinya dulu.

Sebelumnya Pak Kun sempat terjun ke bisnis yang serupa.

Mendapatkan dana investor untuk mengembangkan bisnisnya, tetapi karena terjadi perbedaan pendapat akhirnya Pak Kun memilih untuk mundur dan membangun bisnis fried chicken sendiri bersama istrinya, Aurora.

Hingga saat ini Pak Kun menolak untuk bermitra dengan siapapun dan membuka waralaba.

Lebih memilih untuk mengembangkan bisnisnya secara pelan-pelan dengan membuka outlet satu per satu.

Karena ingin menerapkan standar sendiri untuk mengembangkan bisnisnya, termasuk dalam memastikan bahan baku yang digunakan 100 persen halal dan fresh.

Saat ini, Olive Fried Chicken telah berkembang dengan pesat memiliki banyak cabang dan menjadi salah satu merek ayam goreng lokal yang populer.

Memiliki kurang lebih 115 outlet yang tersebar di wilayah Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Kebumen.

Kisah Kunardi Sastrawijaya mengajarkan bahwa dengan tekad dan kerja keras, seseorang bisa meraih kesuksesan dalam bisnis bahkan di industri yang sangat kompetitif.

(Novianti Fitri Nadilah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#olive fried chicken #anak kos #ayam goreng #harga terjangkau