Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Geplak: Warisan Kuliner Bantul yang Memikat Hati dan Lidah, Cocok untuk Dijadikan Oleh-Oleh

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 21 Juli 2024 | 22:35 WIB
Warna-Warni Kelezatan dalam Satu Genggaman (jogjaprov.go.id)
Warna-Warni Kelezatan dalam Satu Genggaman (jogjaprov.go.id)

RADAR MALIOBORO - Geplak adalah salah satu kuliner khas yang menjadi ikon Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dikenal dengan rasa manis yang khas dan tekstur unik, geplak menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Artikel ini akan membahas asal-usul, bahan, proses pembuatan, serta popularitas geplak dengan sumber data yang jelas.

Asal-Usul Geplak

Geplak pertama kali dikenal sebagai makanan tradisional masyarakat Bantul. Awalnya, geplak dibuat sebagai makanan ringan yang bisa disimpan dalam waktu lama. Karena menggunakan bahan-bahan yang sederhana dan mudah didapatkan, geplak menjadi populer di kalangan masyarakat setempat dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Bahan dan Proses Pembuatan

Geplak terbuat dari bahan-bahan dasar yang sederhana, yaitu:

- Kelapa parut

- Gula pasir atau gula kelapa

- Pewarna makanan alami (opsional)

- Garam (untuk menyeimbangkan rasa)

Proses pembuatan geplak dimulai dengan mencampur kelapa parut dengan gula dan sedikit garam. Campuran ini kemudian dimasak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan airnya menguap. Setelah itu, adonan geplak dicetak menjadi bulatan-bulatan kecil atau dipotong-potong sesuai selera dan dibiarkan mengering.

Menurut situs Indonesia Kaya, geplak dibuat dengan memperhatikan keseimbangan rasa manis dan gurih dari kelapa, yang membuatnya memiliki cita rasa yang khas dan disukai banyak orang .

Variasi Warna dan Rasa

Geplak memiliki berbagai variasi warna dan rasa. Pewarna makanan alami seperti daun pandan untuk warna hijau atau bit untuk warna merah digunakan untuk memberikan tampilan yang menarik. Selain warna, beberapa produsen juga menambahkan perasa alami seperti vanila atau cokelat untuk memberikan variasi rasa yang berbeda.

Popularitas dan Sebagai Oleh-Oleh

Geplak menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib dibawa pulang bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, terutama Bantul. Di pusat oleh-oleh dan pasar tradisional, geplak sering ditemukan dalam kemasan menarik yang memudahkan untuk dibawa sebagai buah tangan. 

Menurut Situs Resmi Pariwisata Yogyakarta, geplak masuk dalam daftar makanan tradisional yang menjadi favorit wisatawan . 

Upaya pelestarian geplak sebagai makanan tradisional terus dilakukan oleh masyarakat Bantul. Banyak industri rumah tangga yang mempertahankan metode pembuatan tradisional, sekaligus melakukan inovasi dalam hal kemasan dan pemasaran untuk menarik minat generasi muda dan wisatawan.

Geplak adalah contoh sempurna bagaimana kuliner tradisional bisa tetap lestari dan terus diminati oleh masyarakat modern. Dengan rasa manis yang khas dan variasi warna yang menarik, geplak tidak hanya menjadi makanan ringan yang nikmat, tetapi juga simbol kebudayaan Bantul yang patut dibanggakan.

(Adawiya Durrotul Hikma)

Sumber:

indonesiakaya.com, visitingjogja.com

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kabupaten bantul #oleh-oleh #wisata jogja #Geplak #bantul