Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kuliner Jogja Legendaris: Dawet Mbah Hari Menjadi Saksi Hidup Pasar Beringharjo Sejak 1965

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 1 Agustus 2024 | 02:38 WIB
Dawet Legend Mbah Hari di Pasar Beringharjo  (Instagram/jogjaculinary.id-jogjataste)
Dawet Legend Mbah Hari di Pasar Beringharjo (Instagram/jogjaculinary.id-jogjataste)

RADAR MALIOBORO - Di tengah hiruk-pikuk Pasar Beringharjo, Dawet Mbah Hari sudah setia sejak 1965 dan menjadi saksi kehidupan Pasar Beringharjo.

Pasar Beringharjo sendiri merupakan salah satu pasar tradisional terbesar dan tertua di Yogyakarta.

Didirikan pada tahun 1925, tidak hanya menjual kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menawarkan beragam kuliner legendaris yang ada sejak dulu.

Di antara berbagai pilihan tersebut, Dawet Mbah Hari menjadi salah satu yang paling dicari.

Mbah Hari sudah lebih dari 50 tahun berjualan dawet di dalam pasar beringharjo.

Berjualan sejak masih gadis dan tidak pernah berpindah tempat. Berada persis di gang pintu utama pasar Beringharjo.

Minuman dawet yang dijajakan Mbah Hari terbuat dari bahan-bahan alami seperti tepung beras, santan kelapa segar, gula merah asli.

Dalam satu mangkuk kecil menyajikan cendol warna warni merah putih hijau, camcau kemudian diberi air gula merah dengan irisan nangka, santan dan sedikit es batu.

Kombinasi sederhana ini menghasilkan cita rasa yang manis, gurih, dan menyegarkan.

Dalam setiap seruputannya, pengunjung dapat merasakan keaslian rasa tradisional yang sulit ditemukan di tempat lain.

Mbah Hari juga selalu menyajikan dawetnya dengan senyuman ramah kepada para pelanggannya.

Harga satu mangkuk dawet hanya Rp7000 saja.

Buka setiap jam 09.00 pagi, dari awal buka sampai habis tidak pernah sepi selalu ramai didatangi pengunjung baik dari kalangan warga lokal Yogyakarta maupun wisatawan.

Bagi anda yang berencana mengunjungi Yogyakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati semangkuk dawet segar dari Mbah Hari di Pasar Beringharjo.

Tidak hanya mendapatkan pengalaman berbelanja di pasar tradisional ini, tetapi juga menikmati rasa dawet autentik yang memanjakan lidah.

(Novianti Fitri Nadilah)
Sumber: Berbagai Sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kuliner Jogja #malioboro #dawet #dawet mbah hari jogja #dawet mbah hari #pasar beringharjo #beringharjo