Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

KULINER JOGJA : Mengulik Keistimewaan Soto Tan Proyek, Memiliki Nama yang Unik hingga Menjadi Kuliner Legendaris Khas Gunung Kidul

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 8 Agustus 2024 | 04:44 WIB
Sensasi kelezatan dari Soto Tan Proyek, selalu menjadi pilihan terbaik bagi para pecinta  kuliner   (Doc.Google Maps/ahmad syauqi)
Sensasi kelezatan dari Soto Tan Proyek, selalu menjadi pilihan terbaik bagi para pecinta kuliner (Doc.Google Maps/ahmad syauqi)

RADAR MALIOBORO – Soto, sebuah kuliner yang mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya adalah di Kota Yogyakarta. Kota ini memiliki bermacam-macam kuliner soto dengan kekhasannya tersendiri.

Soto Tan Proyek merupakan kuliner soto legendaris yang berasal dari Kabupaten Gunung Kidul. Alamat lengkapnya di Jl. Wonosari-Jogja, Logadeng, Plumbon Lor, Logandeng, Kecamatan Playeng, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dikutip dari laman resmi visitingjogja.jogjaprov.go.id, terbentuknya kuliner yang melegenda ini berawal dari pendirian Warung Soto Murni.

Sebelum kantor dipindahkan, dulu banyak orang yang kontribusi pada agenda yang diadakan oleh Dinas PU (Pekerjaan Umum). Dengan demikian, warga menyebutnya sebagai sebuah proyek.

Namun, letak lokasi yang berada di timur Dinas PU, membuat nama warung berganti menjadi Warung Soto Tan Proyek. Istilah Tan sendiri dari Bahasa Jawa “Wetan” yang berarti timur.

Sampai sekarang, soto tersebut masih populer dengan julukan Soto Tan Proyek meski Dinas PU sudah berpindah ke lokasi lain.

Diperkirakan berdirinya warung soto Gunung Kidul ini sekitar tahun 1970an. Dengan lokasi berada di pinggir jalan utama, Warung Soto Tan Proyek tergolong strategis dan mudah ditemukan.

Hanya saja untuk area parkir masih belum memadai sepenuhnya. Dengan posisi warung di pinggir jalan, para pengunjung harus menempatkan kendaraan di area sekitarnya.

Satu porsi Soto Tan Proyek memiliki topping yang beragam diantaranya, daun seledri, taburan bawang putih dan bawang merah goreng, tauge hingga potongan daging ayam kampung.

Ditambah kuah soto yang terkesan ringan tentu menggugah selera untuk dihidangkan.

Adapun keistimewaan tersendiri dari Soto Tan Proyek ini adalah terdapat bahan baku ayam kampung dengan olahan pas dan bagus.

Sehingga hasil akhirnya akan bertekstur sedikit kenyal dan rasanya yang nikmat serta gurih di lidah.

Kombinasi bumbu yang berbeda menciptakan kuah dari Soto Tan Proyek berwarna bening. Hal ini tentunya berbeda dengan soto-soto lainnya.

Ditambah lagi penggunaan air rebusan ayam membuat perpaduan rasa menjadi gurih, manis dan juga segar.

Warung soto biasanya buka mulai pukul 05.30 hingga 13.00 WIB. Dengan harga satu porsi sekitar Rp. 13.000, gorengan tempe Rp.1.000 dan juga perkedel dibanderol Rp. 3.000.

Tidak hanya menawarkan kelezatan dari setiap hidangannya, Warung Soto Tan Proyek juga strategis untuk dikunjungi.

Bukan hanya sekedar makanan biasa, soto ini sudah menjadi bagian dari kuliner legendaris yang ada di Kabupaten Gunung Kidul.

Jangan lewatkan untuk mampir dan sekedar mencicipi hidangan Soto Tan Proyek, rasakan sendiri keistimmewaannya.

Penulis: Razmarita Dyasprinasti
(Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#soto tan proyek #soto #soto ayam #gunungkidul