RADAR MALIOBORO - Bakso Wonogiri makanan yang bukan asing lagi di jagat kuliner nusantara.
Dinamakan Wonogiri, karena bakso ini berasal dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Umumnya penjual bakso berasal dari Wonogiri. Mereka merantau ke kota-kota besar dan dengan menjual bakso khas Wonogiri.
Bakso Wonogiri dikenal dengan tekstur baksonya yang kenyal dan rasanya yang lezat.
Bakso ini banyak digemari masyarakat, karena punya cita rasa tersendiri dari bakso pada umumnya.
Ciri khas Bakso Wonogiri di antaranya; kuahnya bening, teksturnya lembut dan kenyal.
Racikan baksonya terbuat dari tepung aci dan daging sapi.
Penyajiannya, ditambahkan bihun, mi kuning, irisan sawi, dan kadang kala diberi sepotong tempe benguk goreng.
Mengapa Bakso Wonogiri bisa terkenal?
Konon, banyak penduduk Tionghoa yang bermukim di Solo. Untuk bertahan hidup mereka membangun bisnis kuliner bakso yang sudah melegenda lebih dulu di tanah Negeri Gingseng.
Banyak penduduk Wonogiri yang berduyun-duyun ke Solo untuk bekerja sekaligus mempelajari resepnya.
Selanjutnya mereka menularkan kepada anak cucu.
Dari bekal yang dibangun itu, mereka mempraktikannnya sendiri dan menjual bakso ke wilayah lain.
Maka dari itu Bakso Wonogiri hampir ditemui di setiap kota.
Ada yang menjual bakso keliling ada pula yang menjual Bakso Wonogiri di warung mentereng.
Hingga saat ini Bakso Wonogiri terus lestari.
Seiring berkembangnya zaman, dan di tengah persaingan bisnis kuliner, Bakso Wonogiri pun menjual berbagai varian.
Ada bakso sapi klasik, bakso urat, bakso telur, bakso keju, bakso mercon dan lainnya yang menambah keanekaragaman rasa.
Beberapa penjual juga menawarkan bakso goreng atau bakso bakar sebagai pilihan tambahan.
Harga Bakso Wonogiri terbilang terjangkau. Setiap kalangan bisa menikmati sesuai variasi.
Bakso Wonogiri telah menjadi bagian dari kuliner khas Jawa Tengah yang tidak hanya digemari secara lokal, tetapi juga menjadi ikon kuliner nusantara Indonesia. (Septian Adi Nugroho)
Editor : Meitika Candra Lantiva