Ternyata citarasa masakan manis di tersebut memiliki sejarah tersendiri.
Pada tahun 1830 - 1870 an saat pendudukan Belanda masayarakat Jawa harus bertahan hidup menggunakan tebu saat krisis pangan.
Selain itu di masa pendudukan Jepang juga terjadi krisis pangan lagi.
Dahulu di masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono V pada tahun 1823-1855 ada kontrak politik dengan Belanda yang memaksa rakyat untuk menanam komoditas yang menguntungkan.
Rakyat di haruskan menanam tebu di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur saat tanam paksa.
Tanam paksa itu berlangsung selama 9 tahun, setelah tanam paksa berakhir Sultan dan pihak swasta Belanda mengambil alih pabrik dan perkebunan tebu.
Produksi gula tidak berhenti karena ini usaha yang menguntungkan di masa itu sehingga semakin banyak didirikan pabrik-pabrik gula di Yogyakarta.
Karena praktik inilah yang dari situ menimbulkan krisis pangan dan secara tidak langsung mengubah cara hidup masyarakat Jogja.
Mereka bertahan hidup dengan mengolah tebu menjadi berbagai macam makanan seperti: Gudeg, Cenil, Lupis dan Klepon.
Sumber : Tik Tok @popon.jpeg
Penulis: M Fikri Afifuddin
Editor : Bahana.