RADAR MALIOBORO - Pasar Beringharjo bukan hanya pusat perbelanjaan kain batik dan oleh-oleh khas Yogyakarta, tetapi juga surga kuliner bagi pecinta makanan tradisional.
Di dalam dan sekitar pasar ini, terdapat banyak kuliner legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun dan tetap menjadi favorit wisatawan maupun warga lokal.
Berikut adalah empat kuliner legendaris di Pasar Beringharjo yang wajib kamu coba:
1. Pecel Senggol
Jika berkunjung ke Pasar Beringharjo di pagi hari, kamu akan menemukan warung kecil yang menjual pecel dengan porsi sederhana tetapi kaya rasa.
Disebut Pecel Senggol karena lokasi warung ini berada di lorong sempit, sehingga pembeli sering "bersenggolan" saat mengantri.
Pecel ini disajikan dengan sayuran segar, sambal kacang kental, dan lauk tambahan seperti tempe goreng, tahu bacem, atau rempeyek. Buka pukul 06.30 hingga 11.00 WIB atau hingga habis. Memiliki harga berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per porsi.
2. Es Dawet Mbah Hari
Di tengah panasnya suasana pasar, semangkuk Es Dawet Mbah Hari bisa menjadi penyegar dahaga.
Dawet yang terbuat dari tepung beras ini disajikan dengan kuah santan dan gula merah yang kental, menciptakan perpaduan rasa manis dan gurih yang pas ditambah sedikit potongan buah nangka.
Es dawet ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan tetap menjadi favorit pelanggan setia. Harga semangkuk Es Dawet hanya dibandrol dengan harga Rp 7.000. Es dawet Mbah Hari buka mulai pukul 09.00-15.00 setiap harinya
3. Soto Daging Bu Yati
Bagi yang ingin menikmati makanan berkuah, Soto Daging Bu Yati adalah pilihan yang tepat. Soto ini memiliki kuah bening dengan rasa kaldu yang kaya.
Disajikan dengan potongan daging sapi yang empuk, tauge, dan taburan bawang goreng. Dapat diracik sesuai selera dengan tambahan sambal dan kecap membuat agar cita rasanya semakin nikmat. Berkisar Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per porsinya, namun jangan sampai datang terlalu sore karena soto daging Bu Yati buka jam 07.00 hingga 14.00 WIB.
4. Lumpia Samijaya
Tidak jauh dari area pasar, kamu bisa menemukan Lumpia Samijaya, salah satu lumpia khas Jogja yang sudah terkenal sejak lama.
Berbeda dengan lumpia Semarang yang cenderung basah, lumpia di sini lebih kering dan garing dengan isian rebung, telur, dan daging ayam yang gurih. Disajikan dengan saus bawang putih khas, rasanya semakin lezat. Buka pukul 10.00 hingga 17.00 WIB, harga per buah Lumpia Samijaya sekitar Rp 8.000.
(Adinda Tyas; berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin