Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menjelajahi Empat Kuliner Legendaris di Kota Yogyakarta, Nomer Tiga Bakal Bikin Nagih

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 15 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Kuliner Legendaris di Kota Yogyakarta.
Kuliner Legendaris di Kota Yogyakarta.

RADAR MALIOBORO – Yogyakarta, sebuah kota yang kental dengan budaya dan sejarah, tak hanya memikat hati dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kelezatan kulinernya. Bagi para pecinta kuliner, Yogyakarta adalah surga yang menawarkan hidangan-hidangan legendaris yang telah bertahan dari generasi ke generasi. Setiap gigitan tak hanya memanjakkan lidah, tetapi juga membawa kita pada sebuah perjalanan nostalgia.

Berikut adalah empat kuliner legendaris yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Yogyakarta:

1. Gudeg Yu Djum
Gudeg Yu Djum adalah pelopor gudeg dengan cita rasa otentik yang telah ada sejak tahun 1951. Dirintis oleh ibu Djuwariah ( Yu Djum ), gudeg ini dikenal karena rasanya yang manis, gurih, dan konsisten. Proses memasaknya masih menggunakan cara tradisional dengan kayu bakar dan kuali tanah liat menjadi alasan utama mengapa rasanya tidak pernah berubah. Kehadirannya yang sudah melintasi puluhan tahun dan kini dikelola oleh generasi penerusnya membuat gudeg Yu Djum bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga warisan kuliner yang tak tergantikan.

Alamat : Jl. Wijilan No.167, Panembahan, Kecamatan Kraton, Daerah Istimewa Yogyakarta 55131

2. Sate Klathak Pak Pong
Sate Klathak Pak Pong adalah kuliner legendaris dari Bantul, Yogyakarta, yang memiliki keunikan dan sejarah panjang sejak tahun 1940-an. Nama "klathak" berasal dari dua hal: suara "klathak" yang dihasilkan saat sate dipanggang dan nama buah melinjo yang jatuh di bawah warung pertama yang didirikan oleh Mbah Ambyah.

Sate ini berbeda dari sate lainnya karena menggunakan tusukan besi sebagai pengganti tusukan bambu, yang membuat daging matang lebih merata. Selain itu, bumbunya yang sederhana hanya terdiri dari garam, sehingga rasa daging kambing muda lebih dominan.

Selain Sate Klathak, warung Pak Pong juga menyajikan berbagai olahan kambing lainnya seperti tengkleng, tongseng, dan nasi goreng kambing. Dengan cita rasa yang otentik dan harga terjangkau, Sate Klathak Pak Pong menjadi destinasi kuliner wajib bagi wisatawan dan masyarakat setempat.

Alamat : Jl. Sultan Agung No. 18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dan buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 23.30 WIB.

3. Oseng Mercon Bu Narti
Bagi kamu yang tinggal atau pernah berkunjung ke Yogyakarta, pasti tidak asing lagi dengan kuliner legendaris ini. Oseng mercon Bu Narti merupakan salah satu destinasi wajib bagi para pencinta makanan pedas. Sesuai namanya, hidangan ini dinamakan "mercon" atau petasan karena rasanya yang luar biasa pedas, berkat bumbu cabai rawit melimpah yang dicampurkan dengan jeroan sapi.

Perpaduan antara daging yang empuk, bumbu pedas yang meresap, dan nasi putih hangat akan menciptakan sensasi rasa yang tak terlupakan. Dijamin, kamu akan ketagihan dan ingin kembali lagi untuk mencicipi kelezatannya.

Alamat : Jl. KH. Ahmad Dahlan Jl. Purwodiningratan No.110, Ngampilan,Yogyakarta

4. Angkringan Lik Man
Angkringan Lik Man adalah tempat makan dan nongkrong legendaris di Yogyakarta yang sudah ada sejak tahun 1969. Lokasinya sangat strategis, dekat dengan Stasiun Tugu dan Jalan Malioboro. Meskipun menu makanannya mirip dengan angkringan lain, Angkringan Lik Man memiliki daya tarik unik yang menjadi ciri khasnya, yaitu Kopi Joss.

Kopi Joss disajikan dengan arang panas yang langsung dicelupkan ke dalam kopi, menciptakan suara khas "joss" dan buih di permukaannya. Keunikan inilah yang menjadikan Angkringan Lik Man sangat populer dan wajib dikunjungi saat berada di Yogyakarta.

Alamat : Jl. Ps. Kembang, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta.

( Adessia Miftahullatifah )

Editor : Iwa Ikhwanudin
#yogyakarta #oseng mercon bu narti #kuliner Jogja #angkringan lik man #kuliner #Gudeg Yu Djum #pecinta kuliner #sate klathak pak pong