Kuah Beulangong memiliki suatu fakta dibalik namanya sendiri. Dilansir dari acehbesarkab.go, kata “Beulangong” berasal dari kata belanga yang artinya kuali besar.
Sesuai dengan arti dibaliknya, kuliner ini dimasak dengan jumlah yang banyak dan menggunakan kuali.
Biasanya kuah beulangong disajikan saat ada acara besar-besaran atau bisa juga ditemui saat acara keagamaan, yakni Maulid Nabi Muhammad Saw atau perayaan Idul Adha.
Masyarakat aceh juga sering memasak kuah beulangong ini ketika membuat acara syukuran atau resepsi.
Ciri khas dari kuliner satu ini sangat menonjol pada bumbu rempahnya yang gurih dan lezat.
Faktanya, kuliner ini hanya dimasak oleh kaum pria saja karena terdapat sebuah filosofi di dalamnya, yakni mencerminkan tanggung jawab serta nilai gotong royong di dalam tradisi Aceh.
Saat proses memasak kuah beulangong sendiri memiliki cara atau beberapa langkah yang harus ditempuh.
Beberapa rempah yang dipakai pun seperti kunyit, kayu manis, kapulaga, dan lain-lain. Banyak masyarakat Aceh yang meyukai atau menggemari makanan satu ini, apalagi disantap saat kuah beulangong masih hangat sehingga menjadikan rasanya semakin nikmat atau lezat.
Selain itu, saat proses memasukan daging kemudian diikuti dengan bumbu lainnya ada suatu keunikan saat proses mengaduk.
Keunikan saat proses mengaduk kuah beulangong adalah diaduk dengan berlawanan arah jarum jam serta sambil mengucapkan shalawat.
Kuliner ini memang memiliki keunikannya tersendiri. Turis / wisatawan yang mengunjungi aceh, pasti tak mau ketinggalan untuk mencari kuliner satu ini.
Bisa dibilang kuah beulangong menjadi salah satu kuliner yang dicari oleh turis / wisatawan. Oleh karena itu, kuliner ini patut dicoba untuk orang-orang yang ingin mengunjungi Aceh.
Kuah beulangong tidak hanya bisa dinilai sebagai sebuah makanan saja, ada nilai kebersamaan serta gotong royong orang-orang saat proses pembuatannya.
Makanan ini menjadi penyatu masyarakat Aceh apabila ada acara besar-besaran.
Jika sudah selesai masak pun, kuah beulangong akan disantap bersama dan dibagikan ke orang-orang. Kuliner ini adalah penyatu untuk masyarakat Aceh.
Itulah beberapa penjelasan mengenai salah satu kuliner khas aceh, yakni kuah beulangong. Apakah dari kalian sudah ada yang mencobanya?
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani
Editor : Bahana.