Kue ini sendiri memiliki tekstur yang bagian pinggirannya cenderung tipis serta renyah.
Sedangkan untuk tektur bagian tengahnya memiliki tektur yang lembut dan tebal.
Banyak sekali masyarakat Indonesia yang menyukai kue satu ini karena menawarkan cita rasa serta perpaduan yang unik.
Kue ini sendiri dibuat dari bahan dasar tepung terigu, santan, gula, serta pewarna hijau dari daun pandan.
Awalnya kue ini dikenal sebagai kue dari pedagang keliling yang kemudian dipertahankan hingga di zaman sekarang dengan banyak berinovasi.
Inovasi yang dimaksud disini adalah dengan bertambahnya berbagai varian rasa.
Contohnya di zaman sekarang ini, kue ape sudah memiliki varian rasa seperti coklat, keju, matcha, dan varian lainnya.
Bisa dibilang sejarah dari kue ape ini cukup panjang dan kue ape juga telah menjadi bagian dari warisan kuliner negara Indonesia.
Di zaman sekarang, kue ape masih sering kita temui di jajanan pasar ataupun biasanya ada penjual keliling yang khusus menjual kue ape ini.
Rasa dari kue ape memang sudah legendaris dan khas. Kue ape memiliki kelembutan tekstur di tengah serta pinggirannya yang gurih dan renyah membuat banyak yang menyukai kue ape.
Selain itu, aroma pandannya yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi kue ape.
Harga dari kue ape ini juga cenderung relative murah.
Biasanya di jajanan pasar sendiri bisa mulai dari harga Rp.1000 untuk varian originalnya tersendiri.
Sedangkan untuk varian rasa seperti coklat atau keju dan lainnya bisa dari harga Rp.2000 sampai Rp.3000.
Bisa dibilang kue ini laris manis di jajanan pasar. Biasanya jika ada acara seperti kajian atau acara tradisonal khusus Indonesia, kue ape sering disajikan.
Kue ape memang sudah termasuk dari legenda Indonesia. Sebagai anak muda di zaman sekarang, sudah sepatutnya kita harus melestarikan dan menjaga cita rasa kue ape.
Itulah beberapa informasi mengenai kue ape, semoga bermanfaat !
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani
Sumber: Berbagai Sumber