RADAR MALIOBORO – Di daerah Pati, Jawa Tengah terdapat salah satu kuliner yang cukup khas dan unik, yakni nasi gandul.
Kuliner nasi gandul sendiri cukup sangat terkenal di Pati dan sudah menjadi kuliner yang banyak disukai oleh Masyarakat Pati.
Dilansir dari Indonesiakaya.com, keberadaan nasi gandul tak lepas dari latar belakang Pati yang dikenal sebagai lumbung padi produktif di Jawa Tengah.
Kabupaten Pati merupakan salah satu dari lima daerah penghasil beras terbesar di Jawa Tengah.
Selain itu, harga beras di Pati pun sangat terjangkau, karena daerah ini selalu mengalami surplus saat panen.
Nasi gandul adalah kuliner dengan nasi dan kuah daging sapi yang rasanya manis, asin, dan gurih.
Makanan ini biasanya disantap dengan alas daun pisang, yang mampu membuat aroma dan rasa nasi gandul semakin nikmat.
Penamaan kata “gandul “berasal dari bahasa Jawa yang berarti “menggantung”. Sejarah dibalik nasi gandul sendiri cukup panjang.
Dikatakan bahwa nasi gandul ini sudah ada semenjak tahun 1950-an. Rasa dan kenikmatan dari nasi gandul memang sudah turun-temurun dan telah menjadi ciri khas dari daerah Pati sendiri.
Kononnya, nasi gandul pertama terdapat di Warung Nasi Gandul Pak Meled, yang diyakini masyarakat Pati telah berdiri sejak lama.
Warung ini juga merupakan salah satu warung legendaris.
Menurut cerita turun-temurun, warung nasi gandul ini telah dikelola oleh orang tua Pak Meled sejak tahun 1955.
Berawal dari berjualan keliling desa, akhirnya warung ini diwariskan kepada Pak Meled dan memiliki tempat tinggal untuk berjualan.
Oleh karena itu, nasi gandul sudah menjadi kuliner yang selalu berada di hati Masyarakat Pati.
Cara untuk membuat nasi gandul sendiri bisa terbilang cukup mudah, pasalnya nasi ini terbuat dari nasi putih yang dicampur dengan santan kental, lalu disajikan dengan irisan daging sapi tipis dan disiram saus cokelat hitam kental.
Sausnya terbuat dari rempah-rempah seperti lengkuas, jahe, kemiri, bawang merah, dan bawang putih.
Selain itu, kuah nasi gandul juga ditambahkan kacang tanah goreng yang dihaluskan untuk menciptakan cita rasa yang unik.
Kelezatan nasi gandul sangat sayang untuk dilewatkan, apalagi jika kalian sedang berada di Pati.
Keunikan lain yang bisa ditemukan di nasi gandul adalah cara penyajiannya yang memakai daun pisang.
Nasi serta lauk-pauk dari kuliner ini disusun di atas daun pisang serta cara makannya menggunakan suru, yakni selembar daun pisang yang dilipat.
Bagi kalian yang ingin mengunjungi pati, jangan lupa untuk mencoba nasi gandul ya! Dijamin rasanya enak.
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani
Editor : Bahana.