RADAR MALIOBORO - Manisan jeruk kering merupakan camilan tradisional yang nikmat dan menyegarkan, dibuat dari kulit jeruk yang diawetkan dengan gula hingga kering. Kulit jeruk yang digunakan biasanya berasal dari jeruk bali atau jeruk sunkist yang memiliki aroma khas dan rasa segar. Proses pembuatan manisan ini melibatkan tahap penghilangan rasa pahit dengan merendam kulit jeruk dalam kapur sirih, kemudian direbus untuk melunakkan teksturnya. Selain menjaga cita rasa, proses ini juga penting agar manisan yang dihasilkan tidak memiliki rasa pahit yang mengganggu.
Setelah itu, kulit jeruk dimasak dalam larutan gula yang telah dipanaskan hingga larut dan mendidih. Larutan gula ini meresap ke dalam serat kulit jeruk sehingga memberikan rasa manis yang merata. Kulit jeruk yang telah dimasak kemudian diangkat dan ditiriskan sebelum dijemur atau dikeringkan. Penjemuran dilakukan hingga kulit jeruk menjadi kering namun tetap kenyal dan renyah saat disantap. Kadang, manisan ini juga ditambahkan gula pasir di permukaan untuk menambah rasa manis dan tekstur yang menarik.
Proses pengeringan dan pengawetan ini membuat manisan jeruk kering tahan lama dan dapat dinikmati kapan saja sebagai camilan sehat. Selain rasanya yang manis dan segar, manisan jeruk kering mengandung aroma jeruk yang khas dan sensasi sedikit asam yang segar di lidah. Oleh karena itu, manisan ini tidak hanya disukai untuk cemilan sehari-hari tetapi juga sering dijadikan sebagai hantaran atau oleh-oleh khas dari daerah tertentu.
Manisan jeruk kering sangat cocok untuk dinikmati sendiri maupun bersama keluarga dan teman saat santai. Cara pembuatannya yang sederhana namun memerlukan ketelatenan menjadikan manisan ini sebagai tradisi kuliner yang terus dilestarikan. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, siapa pun dapat membuat manisan jeruk kering yang lezat dan nikmat di rumah sebagai alternatif camilan sehat dan alami.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin