RADAR MALIOBORO – Di tengah gempuran tren kuliner modern, satu kudapan tradisional tetap bertahan sebagai primadona rasa, lupis ketan. Berbalut daun pisang berbentuk segitiga, makanan ini menyimpan filosofi dan kenangan masa kecil yang tak tergantikan.
Lupis ketan, yang dikenal sebagai “manisan segitiga emas”, bukan hanya soal rasa manis dan tekstur kenyal. Saus kinca kelapa yang aromatik menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan harmoni antara gurih, legit, dan wangi khas kelapa yang menggoda.
Kudapan ini tak hanya populer di pasar tradisional, tapi juga mulai merambah meja-meja restoran dan kafe kekinian. Di balik kesederhanaannya, lupis menyimpan cerita tentang tradisi, kesabaran, dan cinta dalam setiap ikatan daun pisangnya.
Yuk! Simak resep lupis ketan dengan saus kinca kelapa!
Bahan Kue Lupis :
1. 250 gram beras ketan putih
2. ½ sdt garam
3. 1 lembar daun pandan
4. 1 liter air
5. 4 lembar daun pisang
Baca Juga: Sobat Bumi UNY Wujudkan Desa Mandiri Energi di Bantul Lewat Panel Surya dan Budidaya Lele
Bahan Kuah Gula Merah :
1. 200 gr gula merah halus
2. 50 gr gula pasir
3. 200 ml air
4. 1 lambar daun pandan
5. ½ sdt garam
Bahan Taburan :
1. 100 gr kelapa parut
2. ½ sdt garam
Cara Pembuatan :
1. Rendam beras ketan minimal 3 jam atau semalem agar lebih mudah matang dan teksturnya tidak keras. Setelah itu, tiriskan dan campurkan dengan garam agar rasa lupis lebih gurih.
2. Siapkan daun pisang, potong menjadi lembaran kecil. Ambil 2-3 sdm ketan, bentuk seperti segitiga atau lonjong, lalu bungkus dengan rapi dan sematkan tusuk gigi atau ikat dengan tali rafia.
3. Didihkan air dalam panci besar, masukkan daun pandan agar aromanya harum. Masukkan lupis yang sudah dibungkus, lalu pastikan air menutupi semua lupis agar matang merata. Rebus selama 2-3 jam dengan api kecil hingga benar-benar matang dan kenyal.
Baca Juga: Museum Sonobudoyo, Destinasi Edukasi Budaya dengan Koleksi Terlengkap Kedua di Indonesia
4. Masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan, air, dan air garam ke dalam panci. Masak dengan api kecil hingga gula larut dan mengental. Saring untuk menghilangkan kotoran dari gula merah.
5. Campurkan kelapa parut dengan garam dan daun pandan, lalu kukus selama 10 menit agar kelapa tetap segar dan tidak cepat basi.
6. Setelah lupis matang, buka bungkusan daun pisangnya, lalu gulingnya dalam kelapa parut. Susun di piring, siram dengan kuah gula merah yang kental dan harum.
7. Lupis ketan disiram saus kinca siap untuk dinikmati.
Lupis ketan dengan saus kinca kelapa bukan sekadar sajian manis, melainkan warisan rasa yang menghubungkan generasi. Di tengah arus modernisasi, kehadirannya menjadi pengingat bahwa cita rasa tradisional selalu punya tempat di hati masyarakat.
Dengan bahan sederhana dan proses yang penuh ketelatenan, lupis mengajarkan bahwa kelezatan sejati lahir dari kesabaran dan cinta. Sajian ini bukan hanya untuk dinikmati, tapi juga untuk dirayakan sebagai bagian dari kekayaan kuliner Nusantara.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin