Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Hangatnya Pisang Santan Temani Dinginnya Hujan Deras, Hidangan Sederahan yang Bisa Dibikin di Rumah

Magang Radar Malioboro • Sabtu, 22 November 2025 | 01:15 WIB
Pisang Santan khas Bukit Tinggi.
Pisang Santan khas Bukit Tinggi.

RADAR MALIOBORO - Di tengah derasnya hujan yang mengguyur Jogja belakangan ini, kehangatan dan aroma manis pisang santan terasa menenangkan bagi siapa saja yang berada di berbagai sudut kota.

Keharumannya yang lembut seolah mengundang orang untuk berhenti sejenak, menyeruput hangatnya santan dan manisnya pisang, sambil menikmati suasana hujan yang syahdu.

Makanan ini merupakan hidangan tradisional khas Bukittinggi, Sumatera Barat.

Pisang Santan dikenal sebagai salah satu hidangan penutup atau dessert yang sederhana namun penuh cita rasa.

Bahan dasar Pisang Santan adalah pisang matang, umumnya jenis pisang kepok atau raja, yang dimasak bersama santan kental, gula, dan sedikit garam hingga menghasilkan rasa manis gurih yang hangat.

Beberapa resep juga menambahkan daun pandan untuk aroma yang lebih harum.

Pisang Santan umumnya juga disajikan bersama kue gabin sebagai pendamping. Menambah tekstur renyah yang kontras dengan kelembutan pisang.

Perpaduan antara pisang dan santan hangat menjadikan hidangan yang tak hanya membuat perut kenyang, tetapi juga menghadirkan rasa hangat dan nyaman di perut, khususnya saat cuaca dingin atau hujan deras.

Meski berasal dari Sumatera Barat, kini Pisang Santan dapat dijumpai di berbagai daerah, termasuk Yogyakarta, karena kelezatan dan kehangatan Pisang Santan yang diminati banyak orang.

Tidak heran apabila hidangan sederhana ini tetap bertahan, menjadi favorit banyak generasi, dan selalu dicari sebagai teman hangat di tengah dinginnya cuaca. (Desfina Citra)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#cita rasa #hidangan tradisional #pisang santan #hidangan sederhana #hujan deras