Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Ramen: Hidangan Ikonik Jepang yang Populer dan Banyak Digemari

Bahana. • Senin, 24 November 2025 | 17:58 WIB
Ilustrasi Ramen yang Lagi Viral di Jogja.  (AI/Freepik.com)
Ilustrasi Ramen yang Lagi Viral di Jogja. (AI/Freepik.com)

Ramen adalah salah satu hidangan khas Jepang yang sangat populer, terdiri dari mi gandum dalam kuah yang kaya rasa, lengkap dengan berbagai topping seperti daging, sayuran, hingga telur rebus.

Di Jepang sendiri, ramen bahkan dianggap sebagai makanan cepat saji karena mudah ditemukan mulai dari restoran kecil hingga pedagang kaki lima di sudut-sudut kota.

Sejarah Singkat Ramen

Dilansir dari The Ramen Bowl, ramen sebenarnya memiliki akar sejarah dari Tiongkok. Mi berbahan gandum diperkirakan mulai masuk ke Jepang pada akhir abad ke-19. Bahkan, nama “ramen” diyakini berasal dari kata Mandarin lamian, yang berarti “mi yang ditarik dengan tangan”.

Namun, bentuk ramen modern baru berkembang pesat setelah Perang Dunia II. Saat itu, Jepang mendapat pasokan tepung gandum dan daging dari Amerika, sehingga kedai ramen mulai bermunculan di banyak daerah.

Karena murah dan mengenyangkan, ramen cepat menjadi favorit masyarakat. Seiring berjalannya waktu, ramen bertransformasi menjadi salah satu ikon kuliner Jepang yang mencerminkan kreativitas dan budaya masyarakatnya.

Jenis-Jenis Utama Ramen

Dikutip dari San J, ramen biasanya dibedakan berdasarkan jenis kuahnya. Empat varian yang paling populer antara lain:

Shoyu
Ramen tertua dengan kuah berbahan dasar kecap asin. Rasanya gurih dengan sentuhan kecap, ayam, babi, hingga mirin.

Shio
Memiliki kuah bening yang diberi garam. Meskipun topping-nya beragam, Shio punya ciri khas berupa rasa asin yang ringan dan segar.

Miso
Menggunakan pasta miso sebagai bahan utama kuah. Umumnya dipadukan dengan daging cincang, sayuran, dan kaldu ayam. Miso ramen terkenal dengan rasa umami yang kuat.

Tonkotsu
Ramen dengan kuah creamy yang berasal dari tulang babi yang direbus lama hingga menghasilkan tekstur pekat dan kaya rasa.

Menurut Crafty Ramen, ramen modern memiliki banyak variasi, tetapi tetap mengandalkan tiga elemen dasar:

1. Mi ramen
Dibuat dari tepung gandum, air, dan kansui—bahan yang memberikan tekstur kenyal dan warna khas pada mi.

2. Kuah
Merupakan penentu utama karakter ramen. Biasanya berbahan dasar ayam, babi, seafood, atau miso.

3. Topping
Mulai dari chashu (irisan daging babi), ajitsuke tamago (telur rebus berbumbu), nori, daun bawang, sampai menma (rebung fermentasi). Topping inilah yang memberi variasi tekstur dan rasa.

Jika disantap dalam porsi yang pas, ramen bisa menjadi hidangan yang cukup bergizi karena mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

Kuahnya memberikan sensasi hangat, sedangkan topping-nya dapat disesuaikan agar lebih sehat, misalnya dengan menambah sayuran atau memilih sumber protein berkualitas.

Beberapa ramen kekinian, seperti Chicken Tantanmen, bahkan bisa mengandung hingga 27 gram protein per porsi.

Dengan komposisi yang tepat, ramen bukan hanya lezat, tetapi juga bisa dinikmati sebagai makanan yang cukup seimbang.

Penulis: Muhtar Dinata

Editor : Bahana.