Meskipun kadang ditemukan di beberapa daerah sekitar seperti Purwokerto, sate unik ini memiliki akar kuat dan keistimewaan yang membuatnya menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTB) dari Kabupaten Brebes.
Sate Blengong bukanlah sate biasa. Keunikan utamanya terletak pada bahan dasarnya: daging Blengong.
Blengong adalah jenis unggas hasil persilangan alami antara bebek jantan dan entok (mentok) betina.
Daging blengong dikenal memiliki tekstur yang kaya serat namun terasa lembut dan lunak saat dikunyah, menciptakan sensasi yang berbeda dari sate ayam, kambing, atau bebek pada umumnya.
Tidak hanya dagingnya yang spesial, Sate Blengong juga memiliki ciri khas lain yang membedakannya:
• Ukuran yang Panjang: Tusuk sate Blengong biasanya dibuat lebih panjang, bahkan bisa mencapai dua kali lipat dari ukuran sate pada umumnya.
• Warna Bumbu Kemerahan: Sate ini tidak selalu disajikan dengan bumbu kacang atau kecap yang dibakar, melainkan diolah dengan bumbu rempah khas yang berwarna kemerahan. Bumbu ini kaya akan rempah seperti kunyit, jahe, bawang-bawangan, dan yang terpenting, cabai merah, menghasilkan rasa pedas, gurih, dan meresap sempurna.
• Proses Pengolahan: Daging Blengong biasanya diolah dengan bumbu kuning (kunyit, dsb.) terlebih dahulu hingga empuk, baru kemudian direbus dalam bumbu merah kental yang kaya rempah hingga bumbu meresap total. Proses ini membuat daging tidak perlu dibakar dengan bumbu kacang tebal.
Sate Blengong umumnya disajikan tidak dengan nasi biasa, melainkan bersama kupat (ketupat) atau lontong berkuah santan yang gurih, lengkap dengan taburan bawang goreng dan remukan kerupuk.
Perpaduan daging blengong yang lembut dan kenyal dengan kuah santan yang kaya rasa menciptakan pengalaman kuliner yang autentik dan mengenyangkan.
Meskipun beberapa pedagang di Purwokerto atau kota-kota sekitarnya mungkin menjual Sate Blengong, Brebes diakui sebagai daerah asal mula kuliner legendaris ini.
Statusnya sebagai Warisan Budaya Takbenda semakin mengukuhkan Sate Blengong sebagai identitas kuliner yang harus dijaga.
Bagi wisatawan yang mencari pengalaman kuliner yang unik dan kaya rasa di Jawa Tengah, Sate Blengong menawarkan kombinasi antara daging yang tidak biasa, bumbu rempah yang kuat, dan cara penyajian tradisional. Ini adalah bukti bahwa kekayaan kuliner Indonesia tak ada habisnya.
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani