Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Jejak Sejarah Kue Putu, Dari Dinasti China Ke Kuliner Nusantara

Magang Radar Malioboro • Rabu, 3 Desember 2025 | 00:05 WIB
Kue Putu.
Kue Putu.

RADAR MALIOBORO - Kue putu merupakan jajanan tradisional Indonesia yang hingga kini masih tetap populer dan mudah dijumpai di berbagai daerah.

Jajanan ini memiliki ciri khas berupa adonan hijau lembut yang berisi gula merah dan dimasak dengan cara dikukus dalam bambu, sehingga menghasilkan aroma harum yang khas.

Meskipun sering dianggap sebagai bagian dari kuliner Nusantara, kue putu sebenarnya memiliki perjalanan sejarah yang panjang serta kehadirannya sudah ada sebelum hadir di Indonesia.

Berdasarkan penelitian dari China Silk Museum, kue putu ternyata telah dikenal sejak lebih dari 1200 tahun yang lalu.

Di masa pemerintahan Dinasti Ming, kue hijau yang menyerupai kue putu, sering disajikan sebagai teman minum teh longjin.

Hal ini membuktikan bahwa bentuk awal kue tersebut telah dikenal dalam tradisi kuliner Tiongkok kuno.

Menurut sumber catatan kuno, kue putu pertama kali disebut dengan nama XianRoe Xiao Long, yakni kue berbahan dasar tepung beras dengan isian kacang hijau atau kacang manis lembut yang dimasak dengan cara dikukus dalam cetakan bambu.

Cara pembuatannya sangat menyerupai kue putu yang kita kenal di Indonesia sekarang.

Akibat interaksi dagang dan pertukaran budaya antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia diyakini menjadi salah satu jalur yang memperkenalkan makanan ini ke Nusantara.

Jejak keberadaan kue putu dibuktikan melalui naskah sastra Jawa kuno Serat Centhini, yang ditulis sekitar tahun 1814 pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram.

Dalam naskah tersebut, menggambarkan kemunculan kue putu pertama kali pada saat Ki Bayi Panurta meminta santrinya untuk menyiapkan sarapan, menandakan bahwa hidangan ini telah dikenal luas pada zamannya.

Seiring berjalannya waktu, kue putu mengalami adaptasi dengan budaya lokal, baik dalam komposisi bahan maupun karakter rasanya.

Kue putu di Indonesia memiliki identitas unik melalui penggunaan gula merah Jawa, sentuhan harum daun pandan, dan suara khas alat kukusan yang dihasilkan para penjual saat menabuh kukusannya.

Perpaduan sejarah panjang dan sentuhan budaya lokal inilah yang membuat kue putu bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari perjalanan kuliner Nusantara yang terus hidup hingga kini. (Desfina Citra)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#sejarah kue putu #dinasti #china #kuliner nusantara #jajanan tradisional #jejak