Hidangan legendaris ini bukan sekadar makanan, melainkan warisan rasa yang telah turun-temurun memanjakan lidah para penikmatnya.
Disebut "Becek" karena penyajiannya yang unik, di mana nasi disiram dengan kuah kental yang melimpah hingga "becek" atau basah kuyup.
Nasi Becek Nganjuk adalah perpaduan harmonis antara gulai kambing dan sate kambing, menghasilkan cita rasa yang kaya dan kompleks.
Nasi Becek ini biasanya disajikan dengan komponen utama dari nasi, daging kambing, kuah kental yang terbuat dari santan dan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, ketumbar, dan serai, dan juga tak lupa juga kompenen bahan dari daging kambing.
Salah satu keunikan Nasi Becek adalah cara penyajiannya. Sebelum disiram kuah, nasi diletakkan dalam piring, lalu diberi irisan kol, tomat, dan potongan daging kambing.
Kemudian, kuah gulai kental yang panas disiramkan ke atasnya hingga merendam semua isian, membuatnya benar-benar "becek". Nasi Becek juga biasanya disajikan dengan tambahan bahan dari bawang goreng atau sambal untuk menambah cita rasa dari kuliner satu ini.
Nasi Becek tak hanya populer di kalangan masyarakat Nganjuk, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan dan pelancong yang melintasi jalur Nganjuk.
Warung-warung legendaris Nasi Becek, seperti yang berada di sekitar Stasiun Nganjuk atau pusat kota, seringkali ramai dikunjungi, terutama saat jam makan siang atau malam.
Kehangatan kuah yang berempah tebal sangat cocok dinikmati dalam cuaca apa pun, menjadikannya pilihan sempurna bagi mereka yang mencari sensasi kuliner yang otentik dan memuaskan.
Jika kalian berkunjung ke kota Nganjuk ini, pastikan Nasi Becek masuk dalam daftar kuliner wajib coba kalian ya!
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani