RADAR MALIOBORO - Salah satu merek ayam goreng terkenal asli Yogyakarta, Olive Chicken, akan mengalami kenaikan harga mulai 1 Januari 2026. Informasi kenaikan harga ini telah disebarkan di seluruh outlet Olive Chicken di Yogyakarta melalui lembar pengumuman yang ditempel di area gerai.
Brand yang berdiri sejak 2011 tersebut menaikkan harga pada tiga menu, yaitu sayap tanpa nasi (Rp7.000 menjadi Rp8.000), paha atas tanpa nasi (Rp13.000 menjadi Rp15.000), dan chicken steak tanpa nasi (Rp13.000 menjadi Rp14.000).
Menurut salah satu staf gerai Olive Chicken cabang Samirono, kenaikan harga ini berkaitan erat dengan dampak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang umumnya menyebabkan kenaikan harga bahan baku, khususnya daging ayam.
“Kemungkinan sih bakal berlaku seterusnya, bukan hanya untuk periode waktu tertentu,” imbuhnya.
Sejumlah warganet di Instagram menilai bahwa kenaikan harga tersebut masih tergolong wajar.
“Masih sangat murah itu harganya.”
“Wajar naik, harga ayam di tempatku sekarang saja sudah tembus Rp40.000 per kilogram.”
ujar beberapa warganet.
Namun, warganet lainnya juga menyoroti sejumlah persoalan lain, seperti keberadaan tukang parkir yang dianggap meresahkan, promo di online food yang semakin berkurang, serta mempertanyakan apakah kenaikan harga makanan akan diikuti dengan kenaikan UMR Jogja.
(Affrendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin