Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Mie Des, Bakmie Pedes Khas Pundong yang Wajib Dicoba

Magang Radar Malioboro • Rabu, 14 Januari 2026 | 13:45 WIB
Mie Des atau bakmi pedes, kuliner khas dari Pundong, Kabupaten Bantul.
Mie Des atau bakmi pedes, kuliner khas dari Pundong, Kabupaten Bantul.

RADAR MALIOBORO - Ada satu lagi makanan khas dari Bantul, DIY, yang perlu Anda coba, yaitu Mie Des. Rasanya kurang sempurna jika berkunjung ke Bantul tanpa merasakan kelezatan Mie Des yang unik, makanan khas Kecamatan Pundong, Bantul, Yogyakarta.

Keunikan Mie Des yang Berbeda

Nama Mie Des sendiri adalah singkatan dari Bakmie Pedes, yang bisa dinikmati dalam dua versi, berkuah dan goreng. Hidangan ini terbuat dari tepung Ketela/ Tapioka dengan ukuran mie yang lebih besar dari umumnya.
Tekstur mie yang lebih kenyal dan sedikit tebal dibandingkan mie lainya, tekstur yang basah membuat Mi Des tidak tahan lama karena dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet.

Dari segi teknik pembuatan, Mie Des memiliki kemiripan dengan Bakmi Jawa, namun terdapat beberapa perbedaan yang mendasar. Proses memasak Mie Des cenderung lebih singkat, guna menjaga tekstur mie yang tetap kenyal, serta menghadirkan karakteristik rasa pedas gurih yang khas.

Berbeda dengan mie pada umumnya yang biasa menggunakan daging ayam untuk topping, Mie Des menghadirkan ebi atau udang kecil sebagai pelengkapnya.

Perbedaan lainya terletak pada aspek ekonomis, dimana Mie Des ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau sekitar Rp. 10.000 – 15. 000 per bungkus, semntara Bakmi Jawa umumnya dijual dengan kisaran harga Rp. 10.000 – 20.000 per bungkus.

Legenda Kuliner Turun Temurun

Mie Des Bu Yanti menjadi salah satu pilihan kuliner yang direkomendasikan karena keberadaannya yang sudah legendaris. Tempatnya berada di Padukuhan Monggang, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Bantul.

Ternyata, asal-usul Mie Des diprakarsai oleh keluarga Bu Yanti, yaitu ibunya sendiri. Generasi pertama penjual Mie Des ini mengawali usahanya pada tahun 1965. Warisan usaha tersebut kemudian dilanjutkan Bu Yanti dari tahun 1982 hingga kini. warung sederhana ini terus bertahan dan menjadi ikon kuliner Bantul yang wajib dikunjungi.

Karena cita rasa yang pedas dan nikmat, makanan ini sangat di gemari oleh masyarakat bantul dari anak – anak hingga remaja, bahkan masyarakat di daerah luar Yogyakarta. Jadi, jika Anda berkunjung ke Bantul, jangan lewatkan kesempatan mencicipi Mie Des Bu Yanti. Warisan kuliner legendaris ini siap memanjakan lidah Anda dengan sensasi pedas gurih yang tak terlupakan!
( Tiya Ermiyati )

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bakmie #khas #bantul #pedes #mie des bantul