Warung kopi ini bukan sekadar tempat minum kopi, tetapi menjadi ruang sosial yang terbuka dan santai bagi anak muda yang mencari suasana berkumpul.
Warkopolim pertama kali hadir di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, tepatnya di Jl.Panglima Polim V Nomor 1, sebagai warung kopi modern yang menggabungkan warkop tradisional dengan desain kekinian.
Tempat nongkrong ini kemudian berkembang ke Bogor, dengan cabang di Jalan Ahmad Yani No. 76, Tanah Sareal, Kota Bogor, yang mengusung konsep serupa hingga buka 24 jam.
Warkopolim didirikan oleh Grindboys yang terdiri dari Gofar Hilman, Rico Lubis, dan Mahesa Yuwanda (Wancoy) yang. Bukannya membuka kafe, Grindboys lebih memilih warkop karena ruang ini lebih merakyat
Suasana Warkopolim di kedua lokasi ini pun nyaman, dengan pilihan area indoor dan outdoor yang menyediakan beragam kebutuhan, dari obrolan santai hingga kerja remote.
Desain visualnya yang modern tapi tetap sederhana juga membantu menciptakan identitas yang kuat bagi pengunjung yang ingin nongkrong.
Menu yang ditawarkan pun sederhana mulai dari kopi lokal dan minuman favorit anak muda, hingga makanan seperti mie instan bumbu khas dan soto betawi yang ramah di kantong.
Harga yang terjangkau membuat Warkopolim mudah dijangkau berbagai kalangan, terutama mahasiswa dan pekerja yang mencari ruang nongkrong tanpa harus membayar mahal.
Warkopolim juga hadir di Bogor, pengunjung dapat menikmati suasana serupa dengan pilihan 24 jam buka dan ruang yang lebih luas, hal ini jadi hal favorit untuk nongkrong siang hingga malam.
Penulis: Kinesha Puspa Adilla
Editor : Bahana.