Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

PSHT Cabang Sleman Deklarasi Jaga Kamtibmas saat Ramadan, Sosialisasi Tidak Sahur on the Road dan Bijak Bersosial Media

Heru Pratomo • Kamis, 5 Februari 2026 | 09:59 WIB
PSHT Cabang Sleman
PSHT Cabang Sleman

 

SLEMAN — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sleman Pusat Madiun mendeklarasikan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan.

Deklarasi ini sekaligus menjadi bagian dari silaturahmi dan doa bersama antara keluarga besar PSHT dengan Polda DIY.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua PSHT Cabang Sleman Pusat Madiun, Parwoto, dan diikuti para ketua ranting, komisariat, pelatih, serta jajaran pengurus cabang.

Selain sebagai ajang mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga diisi doa bersama untuk para leluhur serta hajad PSHT.

 

Parwoto menyampaikan bahwa PSHT Cabang Sleman siap berkontribusi aktif menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat, khususnya selama Ramadan.

 

“Ini menjadi momen silaturahmi sekaligus komitmen kami untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing. Sebentar lagi kita menyambut bulan Ramadan, dan kami siap berkolaborasi sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Polda DIY, termasuk dukungan berupa bantuan alat olahraga untuk anggota PSHT.

 

“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ini tentu sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan positif teman-teman PSHT,” tambahnya.

 

Sementara itu, perwakilan Intelkam Polda DIY, Ipda Arif Dwi Prasetyo, mengatakan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan kerja sama dalam menjaga kamtibmas di wilayah DIY.

“Ternyata semakin banyak saudara-saudara PSHT, persaudaraannya semakin kuat dan semoga terus terjaga,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Arif juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas menjelang Ramadan. Salah satunya adalah mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi dan saling menghormati antar pemeluk agama.

 

“Kami mengimbau untuk menghindari konvoi atau sahur on the road. Lebih baik sahur di masjid atau di rumah masing-masing. Berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, sahur on the road sering memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan potensi kerawanan pencurian saat masyarakat melaksanakan salat tarawih.

 

“Ketika tarawih, rumah dalam kondisi kosong, ini bisa memancing pelaku kejahatan. Pastikan rumah dikunci dengan baik agar tetap aman,” pesannya.

 

Tak kalah penting, Polda DIY juga mengajak seluruh anggota PSHT dan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami berharap masyarakat saring sebelum sharing. Informasi yang didapatkan di jejaring online harus dicek sumbernya agar tidak menimbulkan keresahan,” pungkas Ipda Arif.

 

Deklarasi ini diharapkan menjadi langkah konkret sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan kepolisian dalam menciptakan suasana Ramadan yang aman, damai, dan kondusif di Sleman dan DIY secara umum.

Editor : Heru Pratomo
#sahur on the road #ramadan #psht #sleman #polda diy #intelkam