Saat ini kopi tidak hanya sekadar minuman penghilang rasa kantuk saja, tapi juga bagian dari gaya hidup.Tren slow bar cafe pun sudah mulai merambah di Jogja.
Sejumlah tempat ngopi di Jogja menawarkan konsep slow bar dengan menyajikan minuman sembari berbagi pengetahuan detail mengenai kopi yang dipesan pelanggan oleh barista. Berikut rekomendasi slow bar coffe yang bisa kamu kunjungi.
1. Jagongan Coffee Roasters
Jagongan Coffee Roasters, sebuah kedai yang memang memfokuskan sepenuhnya pada kopi, sehingga mereka tidak menyediakan menu non kopi.
Salah satu keistimewaannya adalah kedai ini mengolah biji kopi mereka sendiri menggunakan mesin roasting milik mereka, sehingga setiap sajian kopi memiliki cita rasa yang unik dan khas.
Selain itu, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk melihat bagaimana biji kopi diolah hingga siap menjadi untuk dinikmati sembari berbincang langsung dengan barista untuk bertanya lebih dalam mengenai kopi, mulai dari asal biji kopi, metode penyeduhan, hingga karakter rasa yang bisa ditemukan di setiap tegukan.
Dengan pengalaman ini, mencoba kopi disini dapat menjadi experience baru bagi para pengunjung.
Menariknya, lokasi kedai ini cukup masuk ke dalam, sehingga tak jarang pengunjung yang datang untuk pertama kali justru sempat nyasar. Namun, cerita tersesat inilah yang justru menjadi kisah sehari-hari di Jagongan Coffee Roasters, sebuah pengalaman kecil yang berujung manis ketika akhirnya menemukan kedai kopi ini.
2. Bonbale
Terletak di utara Jogja, Bonbale jadi salah satu coffee shop yang mengusung konsep slow bar. Suasananya yang terasa sejuk dan asri dengan dikelilingi pepohonan, cocok bagi pengunjung yang menyukai tempat ngopi bernuansa alam.
Di sini tersedia berbagai pilihan minuman kopi maupun non-kopi, lengkap dengan pendamping mulai dari camilan ringan hingga hidangan berat.
Fasilitas yang disediakan juga lengkap, termasuk WiFi, colokan, musala, toilet, dan area parkir yang luas. Jam operasional Bonbale dapat berubah setiap hari, jadi sebaiknya cek pembaruan terbaru melalui akun media sosial mereka.
3. Pitutur Kopi
Bergeser ke kawasan Sariharjo, Ngaglik, Sleman, terdapat Pitutur Kopi. Kedai ini menawarkan pengalaman ngopi yang santai sekaligus bersifat privat, pemilik sekaligus barista, hanya bisa melayani satu pelanggan dalam satu waktu, jadi pengunjung perlu sedikit bersabar dan mungkin perlu sedikit menunggu giliran saat kedai ramai.
Sebagai catatan penting, kalau kamu ingin berkunjung ke Pitutur Kopi, wajib mengecek Instagram @pituturkopi terlebih dahulu. Pasalnya, jadwal buka kedai ini tidak selalu tetap dan biasanya diumumkan melalui unggahan feed Instagram mereka. Jadi, supaya tidak berujung kecewa atau datang saat kedai belum buka, pastikan sudah update informasi sebelum berangkat.
4. Toendjoeng Djaja
Nuansa tempo dulu kini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang, dan Warung Kopi Toendjoeng Djaja menawarkan pengalaman tersebut. Kedai ini selalu ramai, salah satunya karena menghadirkan menu yang terjangkau namun tetap lezat.
Meski tempatnya kecil, justru hal ini membuat interaksi antara penjual dan pengunjung terasa lebih hangat dan akrab. Kedai ini cocok bagi kamu yang ingin nongkrong bersama teman atau sekadar menikmati me time sambil berbincang ringan tentang kopi dengan para barista.
5. Fill in Blue
Jika kamu ingin mengunjungi Fill in Blue, tak usah risau. Lokasinya memang agak nyempil di dalam gang daerah Jln Brigjen Katamso, meskipun menempati lokasi di dalam gang dan tidak menawarkan banyak menu, coffee shop ini kini tengah ramai diperbincangkan.
Dengan konsep sederhana dan bernuansa vintage, Fill In Blue menciptakan suasana hangat yang memungkinkan interaksi akrab antara barista dan pengunjung.
Salah satu menu yang cukup populer di sini justru bukan kopi, melainkan mocktail-nya. Di Fill In Blue, pengunjung juga bisa menikmati musik dari vinyl, menambah pengalaman ngopi yang berbeda.
Awalnya kedai ini berada di daerah Pogung, namun baru-baru ini pindah ke dekat Prawirotaman. Dengan lokasi baru yang lebih luas, suasana di Fill In Blue menjadi lebih nyaman dan membuat pengunjung betah berlama-lama. Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 23.30 malam.
Penulis : Lutfiyah Salsabil
Editor : Bahana.