Perut Keroncongan di Malam Hari? Gultik dan Gongso 45 di Solo Punya Sajian Rempah yang Menggoda

Regina Renate Yosuana • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:49 WIB
Gultik dan Gongso 45 di Jalan Alun Alun Utara, Kedung Lumbu. (Foto: Dok. solotrust.com/Alya Nur Azizah)
Gultik dan Gongso 45 di Jalan Alun Alun Utara, Kedung Lumbu. (Foto: Dok. solotrust.com/Alya Nur Azizah)

SOLO – Menjelajahi kuliner malam di Kota Solo rasanya tak pernah selesai. Di tengah ramainya kawasan Alun-Alun Utara, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, ada satu tempat yang bisa menjadi pilihan bagi pemburu makanan bercita rasa kuat: Gultik dan Gongso 45.

Warung tersebut menawarkan menu sederhana dengan karakter rasa yang cukup berani. Gulai hangat dengan aroma rempah, gongso berbumbu gurih-manis-pedas, hingga beragam olahan daging dan jeroan menjadi pilihan yang bisa disantap ketika malam mulai turun.

Lokasinya yang berada di kawasan Alun-Alun Utara juga membuat tempat ini menarik bagi mereka yang ingin berburu kuliner setelah menikmati suasana Kota Solo pada malam hari.

Gultik, Gulai Hangat untuk Teman Malam

Nama gultik sudah cukup akrab bagi pencinta kuliner. Istilah tersebut merupakan kependekan dari gulai tikungan, merujuk pada sajian gulai yang secara tradisional banyak dijajakan di kawasan tikungan jalan.

Baca Juga: Usaha Naik Kelas, Amartha Buka Peluang bagi Perempuan Pengusaha UMKM di Jogja

Di Gultik dan Gongso 45, konsep tersebut hadir dengan sejumlah pilihan isian. Pengunjung dapat memilih gulai dengan daging sapi, jeroan, maupun iga.

Kuahnya menjadi bagian penting dari sajian. Aroma rempah berpadu dengan rasa gurih yang menyelimuti potongan daging dan jeroan. Disajikan dalam kondisi hangat, menu tersebut terasa cocok disantap ketika udara malam mulai dingin.

Bagi penggemar makanan berkuah dengan rasa rempah yang kuat, semangkuk gultik bisa menjadi pilihan untuk mengganjal perut sekaligus menghangatkan badan.

Gongso Jadi Menu yang Tak Kalah Menggoda

Tak hanya mengandalkan gulai, warung ini juga menjadikan gongso sebagai salah satu menu andalan.

Olahan gongso dapat menggunakan berbagai bagian daging maupun jeroan. Bumbu yang digunakan menghadirkan kombinasi rasa manis, gurih, dan pedas yang cukup khas.

Tekstur daging atau jeroan berpadu dengan bumbu yang meresap membuat sajian ini cocok disantap bersama nasi hangat. Bagi penikmat makanan dengan cita rasa kuat, gongso bisa menjadi alternatif ketika ingin mencoba sesuatu selain gulai.

Pilihan menu lainnya juga cukup beragam. Ada tongseng, nasi goreng, aneka jeroan, hingga olahan iga yang bisa disesuaikan dengan selera pengunjung.

Menambah Warna Kuliner Malam Pasar Kliwon

Kehadiran Gultik dan Gongso 45 turut memperkaya pilihan kuliner di sekitar Pasar Kliwon, khususnya kawasan Alun-Alun Utara yang tak pernah sepi dari aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Daya tarik kuliner Solo memang tidak hanya datang dari makanan tradisional yang sudah lama dikenal. Warung-warung baru dengan konsep sederhana juga terus bermunculan dengan menawarkan rasa yang dekat dengan lidah masyarakat.

Baca Juga: Bukan Malas Belajar, Gen Z di Bangku Kuliah Kini Dihadapkan pada Tantangan Membaca

Gultik dan Gongso 45 menjadi salah satu contohnya. Perpaduan menu berbumbu kuat, pilihan daging dan jeroan, serta suasana kuliner malam membuat tempat ini bisa menjadi salah satu persinggahan bagi mereka yang ingin mencicipi sisi lain kuliner Kota Solo.

Bagi pencinta kuliner malam, kawasan Alun-Alun Utara pun tak hanya menawarkan suasana kota yang ramai. Ada semangkuk gulai hangat dan seporsi gongso yang siap menjadi teman untuk menutup perjalanan malam di Solo.



Editor : Bahana.
Gongso 45 Kuliner Malam Solo Pasar Kliwon kuliner Solo gultik