Tetap Eksis Puluhan Tahun, Warung Makan "Bu Sirep" di Pasar Ngasem Ini Tak Pernah Sepi Pembeli

Magang Radar Malioboro • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 21:30 WIB
Suasana yang ada di Warung Makan Bu Sirep yang terletak di Pasar Ngasem
Suasana yang ada di Warung Makan Bu Sirep yang terletak di Pasar Ngasem

 

 
 
 
JOGJA - Di tengah gempuran tren kuliner kekinian dan menjamurnya kafe modern di Kota Jogja, keautentikan rasa masakan tradisional rupanya tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Hal ini terbukti dari keberadaan Warung Makan "Bu Sirep" yang terletak di sudut Pasar Ngasem, Yogyakarta. Meski telah berdiri selama puluhan tahun, warung makan sederhana ini tak pernah sepi dari serbuan pembeli setiap harinya.
 
Saat ini, warung makan ini dilanjutkan oleh anak dan cucu dari Mbah Sirep. Namun, beliau juga masih tetap ikut membantu.
 
"Saat ini, yang meneruskan itu anak dan cucu-cucunya. Namun, sebenarnya simbah juga masih ikut membantu" ucap Laila (27), salah satu cucu dari Mbah Sirep.
Baca Juga: Pertama Kali Naik Gunung? Ini 10 Hal yang Wajib Disiapkan Pendaki Pemula
 
Sejak pasar mulai beraktivitas di pagi hari, aroma harum rempah di lapak Bu Sirep sudah menguar mengundang selera. Warung ini menyajikan aneka masakan khas Jawa, mulai dari gudeg ber cita rasa gurih-manis, lele, ayam, aneka sayur, hingga lauk pauk panggangan dan gorengan yang disajikan secara prasmanan. Warung ini mulai beroperasi dari pagi hingga siang hari.
 
"Kita itu persiapannya dari jam 3 pagi dan bukanya jam 5 pagi mas. Lalu kami biasanya tutup jam 11 siang" ucap Laila (27)
 
Konsistensi dalam mempertahankan resep racikan bumbu warisan keluarga secara turun-temurun menjadi kunci utama yang menjaga keaslian rasanya sejak pertama kali berdiri.
 
Baca Juga: Sound Remix “Anak Kampung” Viral di TikTok, Dipakai Jutaan Konten
 
Menariknya, meski nama warung ini sudah cukup terkenal di kalangan pecinta kuliner legendaris di Pasar Ngasem, harga yang dibanderol untuk setiap porsinya tetap sangat terjangkau. Dengan modal 10 ribu saja, pembeli dapat menikmati nasi yang dipadu dengan gudeg dan berbagai sayuran lain yang sudah disajikan. 
 
Langkah untuk tidak mematok harga yang tinggi ini merupakan komitmen pengelola agar kulinernya tetap bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Keberhasilan Warung Makan "Bu Sirep" dalam mempertahankan eksistensinya menjadi bukti nyata bahwa kuliner berbasis tradisi yang dikelola dengan jujur dan konsisten akan selalu dicari dan akan terus memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
 
Ferry Dwi
 
Editor : Heru Pratomo
Bu Sirep gorengan gudeg warung makan Pasar Ngasem