Tak Sekadar Kuliner Lokal, Gado-Gado Jadi Sajian Vegetarian yang Mendunia 

Melia Indah Puspitasari • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:11 WIB
Gado-gado kuliner khas Betawi. (Sumber: Pinterest)
Gado-gado kuliner khas Betawi. (Sumber: Pinterest)

 

RADAR MALIOBORO - Gado-Gado merupakan salah satu kuliner tradisional khas Betawi yang dikenal dengan perpaduan aneka sayuran rebus, tahu, tempe, telur, dan siraman bumbu kacang.

Hidangan ini juga seringkali disebut sebagai salah Indonesia yang cocok untuk vegetarian. 

Dalam bahasa Betawi, kata "gado" atau "digado" berarti makan lauknya saja tanpa menggunakan nasi.

Itulah sebabnya hidangan ini disajikan dengan lontong atau ketupat sebagai pengganti nasi. 

Baca Juga: Imbas Serangan Iran, Harga Minyak Dunia Meroket Hingga 4 Persen

Cita rasanya yang gurih dan kaya rempah menjadikan hidangan ini digemari banyak kalangan dan cukup populer di dalam negeri.

Tak hanya populer di dalam negeri saja, gado-gado juga dikenal luas dan mendunia.

Keunikan bahan dan cara penyajiannya membuat gado-gado menarik untuk diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan kuliner Indonesia di kancah internasional. 

Popularitas gado-gado di kancah internasional juga semakin meningkat.

Banyak restoran luar negeri menyajikannya sebagai menu vegetarian atau salad sehat.

Salah satunya yaitu restoran Gado-Gado di Portland, Amerika Serikat. 

Baca Juga: Shell Alihkan Pengelolaan SPBU ke Isla Energy, Bagaimana Nasib Kualitas BBM?

Restoran ini didirikan oleh Thomas Pisha-Duffly seorang chef asal Amerika Serikat keturunan China-Indonesia. Restoran gado-gado tersebut mengantarkannya menjadi finalis James Beard Awards 2026 dalam kategori Best Chef: Northwest & Pacific. 

Dikenal sebagai “Oscar dunia kuliner”, James Beard Awards merupakan ajang penghargaan bergengsi di Amerika Serikat yang ditujukan bagi para pelaku industri makanan.

Penghargaan ini diberikan kepada chef, restoran, serta tokoh kuliner yang dinilai mampu menghadirkan kualitas dan inovasi, sekaligus memberikan kontribusi berarti bagi perkembangan industri kuliner. 

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa gado-gado tidak hanya menjadi bagian tradisi dari kuliner betawi, melainkan juga dapat diperkenalkan sebagai sajian berbasis sayuran yang menarik bagi masyarakat dunia. 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Sajian Vegetarian Gado-gado kuliner khas Betawi mendunia kuliner lokal