RADAR MALIOBORO - Aksi nekat memanjat tower setinggi 75 meter dilakukan oleh seorang gadis yang berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara.
Aksi nekat ini terekam sebuah video yang viral di media sosial.
Aksi nekat ini bermula kekesalannya akibat HP miliknya disita oleh orang tua.
Kekesalan tersebut membuat dirinya berniat untuk bunuh diri dengan lompat dari tower yang tinggi tersebut.
Namun aksi bunuh diri itu berhasil digagalkan oleh petugas yang mengevakuasinya.
Aksi nekat tersebut membuat panik warga sekitar.
Kejadian tersebut sudah sering terjadi dengan penyebab yang sama yaitu disitanya HP oleh orang tua.
Anak-anak melakukan pemberontakan karena hal tersebut. Mereka tidak segan-segan melakukan hal yang berbahaya demi mendapatkan HP kembali.
Hal itu pun membuat para orang tua merasa resah.
Kecenderungan seseorang terhadap gadget atau HP disebut sindrom neophobia.
Neophobia adalah sebua gangguan kecemasan yang muncul akibat tidak memiliki akses pada ponsel pintar atau layar ponsel.
Saat ini, sebagian kalangan yang banyak mengidap neophobia ini adalah anak-anak.
Baca Juga: Air Mata Bukan Hanya Simbol Kesedihan, Namun Juga Sebagai Media Luapan Emosi...
Anak-anak yang tidak dibatasi dalam menggunakan HP atau gadget maka tidak menutup kemungkinan mereka akan mengalami hal tersebut.
Berbagai gejala yang timbul akibat neophobia ini seperti:
- Merasa tidak nyaman tanpa akses internet
- Merasa gugup dan cemas ketika tidak membuka gadget, baik untuk mendapat pesan atau informasi atau bahkan untuk bermain game.
- Merasa gugup jika baterai gadget atau handphone cepat habis.
- Selalu mencari cara yang jitu agar dapat mengakses handphone kembali ke tangannya.
- Meningkatnya emosi apabila kebutuhan gadgetnya tidak terpenuhi.
Cara mengatasi Neophobia:
- Letakkan gadget atau ponsel yang jauh dari jangkauan sebelum tidur, seperti meletakkannya di luar kamar. Hal itu dilakukan agar kualitas tidur yang baik.
- Gunakan batasan waktu yang tepat dalam bermain gadget atau ponsel
- Matikan nortifikasi agar cara membastai waktu tersebut berhasill, sehingga tidak mengalami distraksi.
- Pertoimbangkan melakukan jeda atau puasa bermaian sosial media selama beberapa waktu agar tidak candu. Hal itu juga bermanfaat untuk kesehatan mental jangka panjang.
Agar tidak mengalami gangguan atau sindrom Neophobia tersebut hendaknya kita bijak dalam menggunakan ponsel atau gadget.
Perlu untuk membatasi penggunaannya agar tidak menyebabkan ketergantungan yang akan merusak mental. (Annida Muthi’ah)
Editor : Bahana.