Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

7 Etika Kerja Wajib yang Harus Diketahui Karyawan Baru Agar Karir Berkembang Pesat

Bahana. • Senin, 4 Desember 2023 | 19:30 WIB

Ilustrasi mengomunikasikan dengan jelas setiap proses pengambilan keputusan. (Yan Krukau/Pexels)
Ilustrasi mengomunikasikan dengan jelas setiap proses pengambilan keputusan. (Yan Krukau/Pexels)
RADAR JOGJA - Etika adalah prinsip-prinsip moral yang dipegang oleh setiap orang yang membentuk pilihan dan tindakan mereka.

Di dalam lingkungan kerja, etika sangat penting sekali karena berkaitan dengan prilaku manusia yang diperlukan untuk mencapai profesionalisme dan tanggung jawab.

Setiap organisasi memiliki nilai dan tujuan yang unik.

Akibatnya, sangat penting bagi karyawan baru untuk memahami dan menerapkan etika kerja.

Setiap organisasi memiliki standar etika kerja yang mengutamakan kesejahteraan karyawan daripada kepentingan pribadi.

Dilansir dari laman betterup pada Senin (4/12), dijelaskan etika kerja yang harus dimiliki oleh seorang pekerja.

1. Kejujuran : Kejujuran adalah nilai utama bagi pemimpin dan anggota organisasi karena itu adalah landasan komunikasi.

Komunikasi yang jujur dan transparan penting untuk membangun hubungan kerja yang baik dengan rekan kerja dan membuat keputusan etis yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

2. Integritas : Berkomitmen pada kebenaran meskipun tidak ada yang memuji Anda atau orang lain tidak menyukai Anda.

Mengikuti peraturan dan kebijakan, konsisten dalam berprilaku dan mengambil keputusan, serta menghindari konflik kepentingan yang bisa menguntungkan individu adalah beberapa contohnya.

3. Dengan menyumbangkan uang atau waktu untuk amal : Anda bisa menunjukkan komitmen Anda terhadap tujuan sosial dengan berpatisipasi dalam kegiatan amal.

Ini menunjukkan kepedulian dan kebaikan terhadap masalah global atau komunitas lokal.

Charity juga mendorong analisis diri, tanggung jawab dan kerja sama.

4. Akuntabilitas : Kesadaran bahwa keputusan dan prilaku kita pasti memiliki konsekuensi mendorong kita untuk membuat pilihan yang lebih moral ketika keputusan kita berdampakpada orang lain.

Akuntabilitas berarti memenuhi kewajiba, menepati janji dan transparan tentang bagaimana dan apa yang telah dilakukan dalam pekerjaan.

5. Hormat : Menghormati berarti memperlakukan orang lain dengan kasih sayang dan kebaikan.

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki perspektif dan latar belakang yang berbeda, dan bahwa setiap orang ingin belajar dari pengalaman dan pengetahuan orang lain.

Menghargai orang lain berarti belajar bagaimana berinteraksi dengan orang orang lain, seperti mendengarkan secara aktif, menjadi jujur, dan berterima kasih.

6. Keadilan : Di tempat kerja yang sehat mempromosikan kesetaraan bagi semua orang, tanpa memandang posisi mereka di hierarki perusahaan.

Jika keadilan adalah pilar utama, itu berarti menghormati semua orang dan memberi mereka kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang dalam karier mereka.

Mengomunikasikan proses pengambilan keputusan secara jelas adalah salah satu cara untuk menunjukkan keadilan di tempat kerja.

7. Keberanian : Meskipun jawaban yang tepat sudah jelas, keberanian hukum tidak selalu mudah.

Ketika keputusan tidak ada reaksi, mendahulukan etika membutuhkan keberanian.

Ini bisa termasuk memprioritaskan praktik yang paling etis daripada yang paling menguntungkan atau melawan deskriminasi, ketidaksetaraan gender, dan lingkungan kerja yang tidak ramah. (Putri Aprilia Ningsih/ Radar Jogja).

Editor : Bahana.
#karir #karyawan