Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mungkinkah Aroma Yang Kuat Dari Buah Durian Disebabkan Oleh Hal Ini? Secara Ilmiah, Ini Adalah Penjelasannya

Bahana. • Selasa, 5 Desember 2023 | 20:26 WIB
Ilustrasi Buah Durian. Sumber Foto: Pexels
Ilustrasi Buah Durian. Sumber Foto: Pexels

RADAR MALIOBORO - Durian adalah salah satu jenis buah dengan rasa dan bau yang tajam. Buah ini termasuk dalam jenis tumbuhan tropis yang tumbuh luas di Asia Tenggara.

Ciri khas kulit buahnya yang keras dan bergerigi seperti duri tajam membuatnya sering dijuluki sebagai "Raja Buah".

Banyak orang menyukai rasanya , tetapi ada juga yang tidak menyukai aromanya yang menyengat. Kebanyakan orang menggambarkan durian seperti bau bawang busuk, kaus kaki olahraga, atau bahkan sampah.

Banyak tempat yang melarang buah ini karena aromanya yang kontroversial, seperti hotel dan transportasi umum.

Apakah karena buah durian memiliki aroma yang kuat?

Menurut laman pertanian IPB, peneliti dari Universitas Teknik Munich di Jerman pernah menyelidiki bau durian.

Penelitiannya menemukan asam amino langka yang disebut etionin. Ketika durian matang, kandungan etioninnya meningkat, yang menyebabkan baunya yang tajam.

Menurut studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Algiculture and Food Chemistry, jumlah etionin yang lebih tinggi menyebabkan bau yang lebih tajam dari durian.

Selain itu, 44 senyawa tambahan ditemukan di dalam durian.

Beberapa senyawa memiliki bau karamel, telur busuk, buah, dan daging, dan sebagian lainnya memiliki bau harum.

Karena sensasi penciuman aroma ini tidak sama untuk semua orang. Inilah alasannya setiap orang memiliki penilaian yang berbeda terhadap buah durian.

Durian memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia selain aromanya yang kontroversial.
Manfaat dan Efek Buah Durian

Buah durian mengandung asam folat yang baik untuk sel darah merah.

Selain itu, ada karbohidrat yang dapat dengan cepat diubah menjadi energi.

Buah ini tidak tinggi kolesterol meskipun rasanya manis.

Menurunkan kadar kolesterol jahat juga dapat dicapai oleh beberapa bahan tambahan.

Tetapi terlalu banyak ionin juga dapat berbahaya bagi kesehatan.

Risiko kerusakan hati meningkat jika Anda memakan durian dalam jumlah besar.

Tak hanya itu, hal ini juga mengganggu pencernaan.

Seperti hipertensi, penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Oleh karena itu, untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, lebih baik mengurangi porsi buah durian menjadi kurang dari 200 gram.

Ini adalah alasan ilmiah untuk aroma yang menyengat dari buah durian, yang juga memiliki manfaat dan efek negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak. (Putri Aprilia Ningsih/ Radar Malioboro).

Editor : Bahana.
#bau durian