Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ajak Naik Bus Umum, Rebranding Terminal, GNKAU Sediakan Tur Keliling Kota Magelang Gratis

Naila Nihayah • Jumat, 8 Desember 2023 | 04:12 WIB
SIMBOLIS: Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub didampingi Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang saat melepas belasan armada bus untuk city tour, Kamis (7/12).
SIMBOLIS: Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub didampingi Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang saat melepas belasan armada bus untuk city tour, Kamis (7/12).

RADAR MALIOBORO – Penggunaan angkutan umum kini semakin ditinggalkan. Masyarakat lebih menggunakan angkutan pribadi, seperti mobil maupun motor untuk bepergian. Untuk mengajak masyarakat kembali naik bs, keberadaan terminal perlu di-rebranding.


Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang Aris Mujiono menyebut, bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang melampaui batas, tentu menimbulkan banyak persoalan. Mulai dari kemacetan hingga kecelakaan lalin. Apalagi saat ini, jalanan Kota Magelang juga sudah dipenuhi dengan kendaraan pribadi. Terutama saat hari libur.

Menurutnya, pelayanan angkutan umum, terutama bus, memang harus ditingkatkan. Agar masyarakat kembali lagi untuk menggunakan angkutan umum. “Dengan demikian, masalah kemacetan, parkir, dan lainnya akan berkurang secara signifikan,” ujarnya di sela sosialisasi Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Kamis (7/12).


Terminal Tipe A Tidar Magelang pun turut menyosialisasikan GNKAU dengan menggelar sejumlah kegiatan mulai 7-10 Desember 2023. Seperti bazar durian, pameran bus, kesenian, city tour gratis, dan pameran perlengkapan jalan. GNKAU ini, kata dia, sebagai upaya untuk membranding lagi keberadaan terminal di tengah-tengah masyarakat. "Juga mempromosikan angkutan umum dan meningkatkan perekonomian masyarakat," bebernya.


Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub Toni Tauladan mengutarakan, kepadatan lalu lintas (lalin) yang semakin tinggi, membuat pemerintah harus memutar otak. Termasuk menyinkronkan prasarana angkutan umum dengan manajemen rekayasa lalin di sekitar terminal.
Branding angkutan umum, kata dia, tidak bisa berdiri sendiri. Melainkan harus ada dukungan dari beberapa pihak terkait. "Jadi, peningkatan fasilitas angkutan umum yang makin meningkat, bisa jadi tidak optimal apabila terminalnya tidak bisa menyelaraskan tingkat pelayanannya," terangnya.

Menurutnya, fasilitas-fasilitas di terminal harus ditingkatkan. Bukan hanya sarananya saja, tapi juga kemudahan penumpang, baik naik maupun turun di terminal. Pengelola terminal harus sepenuhnya menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
Kegiatan GNKAU ini harapannya menjadi pemicu agar menggugah kesadaran masyarakat untuk menggunakan angkutan umum. Sehingga keberadaan angkutan umum tidak semakin ditinggalkan dan tetap eksis. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Tur Keliling Kota Magelang #Terminal Tipe A Tidar Magelang