RADAR MALIOBORO – Para pengunjung wisata Malioboro, pasti sudah familiar dengan salah satu street furniture berbentuk bulatan yang terpasang di sepanjang jalan Malioboro dan titik nol Yogyakarta ini.
Street furniture tersebut bernama Bollard Bulat Teraso. Diketahui, pemasangan Bollard bulat tersebut dilakukan untuk menghalau kendaraan yang naik ke area pedestrian Malioboro seperti becak.
Padahal sebenarnya, fungsi utama dari Bollard tersebut adalah sebagai penunjang keamanan juga kenyamanan bagi para wisatawan yang berjalan kaki di area pedestrian tersebut.
Dipasang di sepanjang tepian trotoar guna menghambat kendaraan memasuki kawasan pedestrian yang memang dikhususkan untuk para pejalan kaki.
Bollard di sepanjang jalan Malioboro dan sekitaran titik nol Yogyakarta ini hadir dengan bentuknya bulat karena itu merupakan salah satu kriteria yang harus dipenuhi yaitu kriteria keindahan dan estetika.
Kriteria lainnya yaitu, harus kokoh, kuat, dan tahan lama.
Akan tetapi, banyak pengunjung yang tidak mengetahui apa nama dan fungsi sebenarnya street furniture tersebut.
Mereka hanya menyebutnya sebagai sebuah bulatan yang digunakan untuk menghalau kendaraan. Tetapi ada juga yang menyebutnya sebagai tempat duduk.
Disebut demikian karena banyak pengunjung yang beristirahat duduk di atas bulatan tersebut sehingga membuat para pengunjung lainnya ikut-ikutan.
Sebenarnya, tidak ada larangan menggunakan Bollard tersebut sebagai tempat duduk. Hanya kurang tepat. Padahal sudah banyak kursi yang disediakan untuk para pengunjung Malioboro sebagai tempat duduk.
Selain berbentuk bulatan, Bollard di sekitaran Malioboro ini juga hadir dalam bentung tabung. Sama dengan Bollard bulat, Bollard tabung ini juga difungsikan sebagai penunjang keamanan pejalan kaki dari para pengendara.
Bollard balok ini terpasang di antara jalan masuk tempat-tempat di sepanjang jalan Malioboro seperti hotel, kantor, pusat perbelanjaan, dan lain-lain.
Bollard balok dipasang sebagai pembatas para pejalan kaki jika ada kendaraan kendaraan yang keluar ataupun masuk ke tempat-tempat tersebut.
Bollard balok memiliki keunikan pada bagian atasnya yang memiliki bentuk setengah lingkaran dengan memiliki ukiran seperti pohon beringin, sepeda jawa, motif batik mega mendung, hingga gunungan wayang.
Keunikan lainnya, bollard bulat dan bollard balok ini sama-sama dihadirkan dengan warna silver yang secara full menutupi semua bagian bollard. (Anistigfar/Radar Jogja)
Baca Juga: Kekerasan Berbasis Gender Tak Bisa Diselesaikan dengan Mediasi
Editor : Meitika Candra Lantiva