Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menikmati Akhir Pekan Berwisata Sambil Belajar Sejarah di Museum Ullen Sentalu, Simak Jam Buka dan Tiket Masuk !

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 12 Januari 2024 | 22:25 WIB
Museum Ullen Sentalu. (visitingjogja.com)
Museum Ullen Sentalu. (visitingjogja.com)

 

RADAR MALIOBORO - Museum Ullen Sentalu adalah museum swasta yang dibuat oleh keluarga Haryono dari Jogja.

Museum ini berada di bawah payung Yayasan Ulating Blencong, dengan penasehat antara lain: ISKS Paku Buwono XII, KGPAA Paku Alam VIII, GBPH Poeger, GRAy Siti Nurul Kusumawardhani, Ibu Hartini Soekarno, serta KP dr Samuel Wedyadiningrat, Sp (B) K (Onk).

Museum ini diresmikan pada tanggal 1 Maret 1997, oleh KGPAA Paku Alam VIII, Gubernur Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada waktu itu.


Museum Ullen Sentalu ini memiliki visi “Sebagai jendela peradaban seni dan budaya Jawa”.

Hal ini diterjemahkan dalam misi museum yaitu “Mengumpulkan, mengkomunikasikan dan melestarikan warisan seni dan budaya Jawa yang terancam pudar guna menumbuhkan kebanggaan masyarakat pada kekayaan budaya Jawa sebagai jati diri bangsa.”


Museum Ullen Sentalu, terletak di Kecamatan Pakem (Kaliurang), Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Museum Ullen Sentalu adalah museum yang menampilkan budaya dan kehidupan para bangsawan pada Dinasti Mataram (Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman) beserta koleksi bermacam-macam batik (baik gaya Yogyakarta maupun Surakarta).

Museum ini juga menampilkan tokoh raja-raja beserta permaisurinya serta dengan berbagai macam pakaian yang dikenakan, baik untuk acara formal maupun untuk keseharian.


Nama Ullen Sentalu sendiri merupakan akronim dari bahasa Jawa yaitu : “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang artinya adalah “Nyala lampu blencong sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”.

Makna ini diambil dari sebuah lampu minyak yang dipergunakan dalam pertunjukkan wayang kulit (blencong) yang merupakan cahaya yang selalu bergerak untuk mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita.

Museum ini didirikan oleh salah seorang bangsawan Yogyakarta yang dikenal sangat dekat dengan keluarga keraton Surakarta dan Yogyakarta.


Di Museum Ullen Sentalu, dapat kita ketahui bagaimana cara para leluhur Jawa membuat batik yang memiliki arti dan makna yang mendalam di dalam setiap coraknya.

Ada juga berbagai sejarah mengenai keadaan budaya Jawa dari masa Mataram Kuno hingga Mataram Islam dengan segala aturannya.

Keadaan museum yang dibangun dengan baik mampu membuat pengunjung seperti terserap ke masa Jawa kuno yang mengagumkan.

Pameran yang paling bagus di Ullen Sentalu adalah patung-patung yang berbentuk tokoh-tokoh bangsawan jaman dahulu.


Jam buka Museum Ullen Sentalu :


Hari Senin              : TUTUP
Hari Selasa-Minggu : 08.30 - 16.00
Tur terakhir            : Pukul 15.15

Untuk harga tiket masuk Museum Ullen Sentalu :


Tur Adiluhung Mataram   :  Rp  50.000
Tur Skriptorium              :  Rp  60.000
Tur Vorstenlanden          :  Rp 100.000
English Guided Tour        :  Rp 100.000


Untuk kunjungan rombongan wajib reservasi melalui (0274 880158)
dan Dapatkan harga khusus bagi rombongan sekolah.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan untuk informasi lebih lengkap hubungi call center Museum Ullen Sentalu. (Rattiantic/Radar Jogja)

Baca Juga: Mengapa Wanita Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Begini alasannya !

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#museum ullen sentalu #harga tiket #liburan akhir pekan #Jam Buka