Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menjajal Sega Telang di Pasar Inis Purworejo Warna Keunguan Rasa seperti Nasi Kuning

Jihan Aron Vahera • Sabtu, 13 Januari 2024 | 12:20 WIB
Sulis, 50, saat meracik sega telang untuk konsumennya di Pasar Inis, Desa Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu.
Sulis, 50, saat meracik sega telang untuk konsumennya di Pasar Inis, Desa Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu.

RADAR MALIOBORO - Beragam makanan tradisional dijajakan di Pasar Inis. Banyak yang bahkan sudah jarang ditemui di tempat lain. Nasi telang di antaranya. Sesuai namanya, prosesnya menggunakan bunga telang. Seperti apa rasanya?

Pasar Inis yang terletak di Desa Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan tempat kuliner dengan nuansa pedesaan yang syahdu. Pengunjung bisa menikmati beragam kuliner khas desa seperti cenil, gethuk, oyek, dan sebagainya.

Dari sekian banyak kuliner yang dijajakan, Radar Jogja kepincut dengan satu kuliner unik di sana. Yakni, sega telang milik Warga Desa Brondongrejo Sulis, 50, yang diklaim hanya bisa ditemukan di Pasar Inis.

Nasi telang itu memikat mata Radar Jogja karena warnanya yang menarik, berwarna biru keunguan. Rupanya, warna tersebutlah yang memikat para pembeli. Banyak yang penasaran dan akhirnya memutuskan untuk mencobanya.

Saat dicoba, nasi telang itu rasanya mirip seperti nasi kuning. Disajikan dengan mie, kering tempe, kerupuk, hingga sambal. Serasa makan nasi kuning dengan sensasi berbeda. "Buatnya gampang seperti buat nasi kuning," ungkapnya beberapa waktu lalu sebelum Pasar Inis ditimpa musibah angin kencang.

Sulis mengatakan, cara perbuatannya yaitu seperti menanak nasi biasa, tapi sega telang dinanak menggunakan air bunga telang. "Telang diseduh dulu pakai air. Baru dicampur beras yang sudah dicuci kemudian dimasak. Nanti warnanya jadi biru keunguan," imbuh dia.

Seperti diketahui, bunga telang memiliki bunga berwarna ungu dan dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Bunga telang kerap dimanfaatkan untuk membuat teh. Namun, dengan tangan Sulis, telang disulap dan dimanfaatkan untuk menanak nasi sehingga menjadi sega telang. "Ide itu muncul sejak 2018 lalu," terangnya.

Dikatakan, per satu porsi sega telang, lengkap dengan sayurnya, dia hargai Rp 7 ribu. Sangat ramah di kantong. Bisa merasakan enaknya sega telang dengan menikmati indahnya persawahan yang ada di Pasar Inis. "Yang beli malah anak-anak muda," kata dia. (pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Pasar Inis Purworejo #bunga telang