RADAR MALIOBORO - Pernah menjadi taruna di Akademi Militer (Akmil), anaknya juga bersekolah di SMA Taruna Nusantara, membuat SBY tak asing dengan Magelang. Beberapa tokoh pun menjadi kenalannya. Saat kembali, nostalgia pun jadi lebih berkesan.
Dalam dua bulan terakhir, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) cukup sering menyambangi Magelang. Bukan tanpa alasan. Di antaranya untuk bertemu teman lamanya.
SBY tiba di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio, Kota Magelang pada Rabu pagi (17/1) sekitar pukul 09.55. Hanya berdua. Ditemani dengan Andi Malarangeng. Dia mengenakan kemeja batik berwarna biru. Begitu tiba di halaman kelenteng, SBY disambut oleh warga Tionghoa dan menyalami satu-satu per satu. Kemudian, menyisir bagian dalam kelenteng.
Selama berada di dalam kelenteng, SBY mendapat penjelasan dari pengurus terkait dengan sejarah singkat hingga aktivitas di sana. Selanjutnya, SBY diajak menuju ruang pertemuan. Hanya saja, pertemuan itu berlangsung tertutup selama kurang lebih 30 menit.
Dalam kunjungannya, SBY tidak menyinggung soal politik, pilpres, maupun pemilu. Justru terkesan dengan jamuan yang diberikan, yakni getuk. Politikus Andi Alfian Mallarangeng mengutarakan, kunjungan SBY kali ini murni untuk bertemu dengan kawan lama yang tidak lain adalah ketua yayasan. Termasuk bersilaturahmi dengan warga dari etnis Tionghoa di Kota Magelang.
"Ini (kunjungan) murni kangen-kangenan. Karena memang Pak SBY dengan komunitas Tionghoa sudah akrab. Terutama pak David yang merupakan kawan lama," jelasnya usai kunjungan. David yang dimaksud adalah Pembina TITD Liong Hok Bio, Kota Magelang David Herman Jaya.
Baca Juga: Jadi Bank Perekonomian Rakyat, Minat Masyarakat Menabung di BPR Meningkat
Dalam kunjungannya, kata mantan jubir presiden itu, SBY dan sejumlah warga Tionghoa saling bertukar pikiran. Namun, mereka tidak sedikitpun membicarakan soal pilpres maupun pemilu. SBY, lanjut Andi, justru terkesan dengan jamuan yang membuatnya selalu mengenang Kota Magelang. Yakni getuk.
David Herman Jaya menambahkan, kedatangan SBY bersama rombongan diterima dengan senang hati. "Dia (SBY) tamu, kami tuan rumah. Kami hormati. Kelenteng kan tempat umum, semua boleh (berkunjung). Tamu siapapun boleh," paparnya.
Selama berbincang, kata dia, tidak ada pesan spesial dari SBY. Pun tidak ada perbincangan soal politik. Namun, SBY banyak bercerita pengalamannya selama menjadi taruna di Akmil Magelang. Sang anak, Agus Harimurti Yudhoyono, pun pernah mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara. Termasuk mengenang ayah mertuanya, Jendral TNI Sarwo Edhie Wibowo.
Dalam kesempatan tersebut, David memberikan hadiah spesial. Yang juga menjadi hobi SBY. Yaitu berupa sebuah lukisan kepada SBY. Lukisan itu merupakan karya pelukis I Made Arya Dwita Dedok yang bertajuk 'Magelang in love & peace'. Dilukis di atas kanvas berukuran 40 x 50 sentimeter. (pra)
Editor : Heru Pratomo