Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

20 Warga Kulon Progo Ikuti Pelatihan Pembuatan Handycraft, Diharap Bisa Merintis Usaha

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 3 Februari 2024 | 13:00 WIB

 

BEKALI KETERAMPILAN: Suasana pelatihan pembuatan handycraft yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulon Progo di Balai Kapanewon Pengasih, kemarin (2/2).
BEKALI KETERAMPILAN: Suasana pelatihan pembuatan handycraft yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulon Progo di Balai Kapanewon Pengasih, kemarin (2/2).
 

RADAR MALIOBORO - Sedikitnya 20 orang berkumpul di Balai Kapanewon Pengasih. Tujuannya mengikuti pelatihan membuat handycraft yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulon Progo.


Pelatihan diadakan sejak 29 Januari hingga 3 Februari. Kegiatan tahunan ini memiliki beberapa mata pelatihan keterampilan seperti membuat buffet wisuda, ecoprint, hingga melakukan kunjungan ke salah satu tempat perajin.


"Program utamanya perluasan kesempatan kerja dengan mengadakan pelatihan untuk warga Kulon Progo," ujar pengantar kerja Ahli Muda Disnakertrans Kulon Progo Saptarini ketika ditemui Radar Jogja di lokasi pelatihan kemarin (2/2).


Rini mengungkapkan, kegiatan untuk menambah keterampilan bagi warga Kulon Progo yang belum memiliki usaha atau yang sedang merintis usaha. Adanya pelatihan sebagai ajang pengayaan keterampilan bagi masyarakat.


"Dari Disnakertrans Kulon Progo menyiapkan tiga paket pelatihan. Setiap paketnya diikuti 20 peserta. Kali ini dikuti warga di Kapanewon Pengasih," ucap Saptarini.
Disnakertrans pada 2024 ini telah menyiapkan tiga paket pelatihan. Selain handycraft, terdapat pula pelatihan tata boga di Kapnewon Sentolo dan pelatihan makeup artis yang segera diselenggarakan pada bulan Maret.


Rini menjelaskan, Disnakertrans menggandeng kapanewon guna menyaring peserta yang sesuai kriteria. Kapanewon ditunjuk berdasarkan penilaian dari data angka kemiskinan dan angka pengangguran di tahun 2023.


"Sebagai contoh di Kapanewon Pengasih itu ada Kalurahan Sendangsari dan Sidomulyo. Di Kapanewon Sentolo terdapat Kalurahan Kaliagung dan Demangrejo, yang masuk ke dalam kategori," jelasnya.


Saptarini berharap setelah adanya kegiatan ini masyarakat bisa terus mengembangkan keterampilannya dan bisa membuat usaha dengan bekal keterampilan yang sudah diajarkan. Kalurahan juga bisa melakukan pengembangan lebih lanjut dengan mengadakan kegiatan pelatihan di kalurahan masing-masing.


Pelatihan tak hanya diikuti kaum hawa, namun juga diikuti bapak-bapak yang terlihat antusias. Selain itu terdapat satu peserta yang merupakan penyandang disabilitas, tunawicara yang didampingi ibunya dalam mengikuti pelatihan.


"Sangat senang karena bisa menambah keterampilan," jawab Rezi Septianto yang dialihbahasakan oleh ibunya, Supirah. Rezi sebelumnya sempat bekerja di salah satu tempat usaha tapi tidak mendapat perpanjang kontrak lalu menganggur. Karena di rumah mengalami kebosanan, ia mendaftar pelatihan ini. 


Warga Tawangsari ini berharap setelah mendapatkan pelatihan bisa membuat usahanya sendiri. Atau dari Disnakertrans Kulon Progo dapat menyalurkan para penyandang disabilitas seperti Rezi untuk bekerja di sektor-sektor tertentu. (cr7/laz)

Editor : Satria Pradika
#Disnakertrans #Pembuatan Handycraft