RADAR JOGJA-Nasib malang menimpa pada seorang anak perempuan yang masih dibawah umur asal Subang ini. Pasalnya, dirinya ditemukan oleh seorang warga yang berjualan kopi di wilayah Ancol Timur tengah meminta pertolongan kepada dirinya.
Dilansir dari laman jawapos.com, warga yang menemukan dirinya menceritakan bahwa anak malang tersebut kemudian ikut pulang dan tinggal di rumahnya selama 20 hari. Sedangkan warga tersebut merupakan seorang ibu bernama Wahati berusia 50 tahun, yang kesehariannya bekerja sebagai penjual kopi di sekitar Ancol Timur.
Wahati juga menjelaskan bahwa ketika ditemukan, anak tersebut dalam keadaan murung di kolong tol. Ketika ditanyai, ia mengaku tinggal di Kawasan Caracok Sumatera Barat. Anak tersebut juga mengatakan bahwa dirinya dibohongi oleh seorang teman yang menjanjikan pekerjaan kepada dirinya. sekitar 59 anak dibawah umur lainnya juga ikut bersama dengan dirinya. “Ikut mami katanya,” ungkap Wahati.
Saat ini, anak tersebut sudah dalam penanganan Petugas pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara. Menurut informasi, anak tersebut masih berumur 14 tahun.
Petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Utara, Nawawi Fathurahman mengatakan anak tersebut masih belum bisa untuk diajak berkomunikasi. Karena masih memiliki rasa takut dan tekanan yang besar dalam dirinya. Dirinya menilai bahwa ada kemungkinan anak tersebut menjadi salah satu korban perdagangan manusia karena pengakuanya ter 59 anak perempuan lainnya yang dibawa dari Padang.
Nawawi Fathurahman juga menambahkan bahwa anak tersebut kini telah dibwa ke Panti Sosial milik Pemprov DKI Jakarta untuk menjalani proses pembinaan dan diberikan perawatan yang intensif. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin