RADAR MALIOBORO – Kejadian bermula saat tim relawan mendapat laporan ada seorang anak laki-laki tenggelam.
Bocah tersebut dilaporkan tenggelam pada Kamis, 22 Februari 2024 saat berenang di salah satu pintu air di Kecamatan Jatibaran, Brebes, Jawa Tengah.
Baca Juga: Dari Pada Melihatnya Sebagai Ancaman, Masyarakat Diimbau Lebih Baik Memanfaatkan Teknologi AI
Berita kejadian tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai grup WhatsApp sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan mendorong mobilisasi tim relawan gabungan untuk operasi penyelamatan.
Namun, setelah pencarian menyeluruh, tidak ada jejak anak laki-laki yang ditemukan.
Ternyata informasi bocah tenggelam itu tidak benar.
Baca Juga: Objek Wisata Paling Unik di NTT, Ada Jantung Hati dan Laut Biru di Mulut Samudra
Berdasarkan informasi yang diunggah akun media sosial X @RadioElshinta, kericuhan bermula dari seorang bocah yang berenang di pintu air.
"Awal kejadian, anak tersebut mandi sendirian di sungai, dan teman-temannya tidak ikut." tulis @@RadioElshinta
Baca Juga: Mandiri Investment Forum 2024 Bahas Sumber Pertumbuhan Penting Indonesia
Setelah berenang, anak tersebut segera pulang ke rumah tanpa diketahui oleh teman-temannya.
Teman-temannya tidak pernah melihat anak itu lagi, sehingga mereka menyimpulkan bahwa dia tenggelam.
“Setelah beberapa saat, anak laki-laki itu kembali ke rumah tanpa diketahui oleh teman-temannya, sehingga teman-teman anak tersebut mengira dia telah tenggelam, padahal dia sudah pulang dan tidur.” lanjutnya.
Setelah kekacauan meluas, tim relawan gabungan mulai melakukan pencarian. Ironisnya, bocah yang mereka cari justru mengawasi pencarian tersebut. Anak itu duduk di barisan depan saat penggeledahan.
Dengan demikian, tim relawan gabungan menyimpulkan bahwa hal tersebut hanyalah kesalahpahaman belaka. {}
(sumber: lambeturah.co.id)
Editor : Iwa Ikhwanudin