RADAR MALIOBORO - Ada budaya sering dianggap sakral dan dianggap biasa saja.
Budaya menjadi iconik sebuah negara.
Salah satunya, budaya di Jepang ini.
Pernahkah, kalian mendengar budaya Hanabi di Jepang?
Hanabi adalah kembang api. Hanabi ini sudah membudaya di Jepang.
Hanabi melambangkan hadirnya musim panas di Jepang.
Sejak zaman Edo, Hanabi melambangkan hadirnya musim panas di Jepang dengan festival kembang api yang jumlahnya tak terkira hingga menarik ratusan bahkan ribuan orang.
Pada tahun 1733, festival Hanabi diselenggarakan untuk umum guna menghibur masyarakat dan menenangkan arwah yang sudah meninggal akibat kemiskinan di tahun sebelumnya.
Adapun Hanabi ini diadakan di tepi Sumida, bahkan sampai saat ini pun masih berlangsung.
Merayakan Hanabi ini dijadikan sebagai ajang untuk menikmati keindahan kembang api.
Hal itu karena melihat kembang api saat musim panas sama seperti memandangi bunga-bunga saat musim semi.
Tiap daerah di Jepang memiliki jadwal sendiri dalam penyelenggaraan festival Hanabi ini.
Dengan demikian, jumlah dan bentuk kembang api yang dibakar disesuaikan dengan lokasinya.
Adapun beberapa jadwal perayaan Hanabi yang tak boleh dilewatkan masyarakat Jepang dan para wisatawan asing. Antara lain;
- Adachi Fireworks Festival
- Sumidagawa Hanabi Taikai
- Tenjin Hanabi Festival
- Omagari Fireworks Festival
- Nagaoka Festival Grand Fireworks
- Tsuchiura All Japan Fireworks Competition
- Yokohama Sparkling Twilight
Budaya Hanabi ini terlihat sangat indah dan menawan dengan gelapnya malam serta percikan api di udara yang saling bertabrakan memunculkan efek seperti bunga di atas langit.
(Zihan Yafi Alghani/Radar Malioboro)
Baca Juga: Terancam Punah...Penyelamatan Badak Putih dari Kepunahan Melalui Program Bayi Tabung
Editor : Meitika Candra Lantiva