RADAR MALIOBORO – Tol Kediri-Tulungagung diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah selain memperkuat konektivitas kawasan. Itu sebabnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama seluruh mitra kerja dan perusahaan jalan tol (BUJT) serius mempercepat pengerjaannya.
Seperti dilansir Radar Tulungagung (Jawa Post Group), Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 44,17 km dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk dan nantinya akan dibangun oleh PT Surya Sapta Agung Tol.
Keputusan ini menyusul terbitnya surat Menteri Nomor PB 0201-Mn/2954 tanggal 14 Desember 2023. Sekadar informasi, tahap pembangunan jalan tol tersebut rencananya akan dilakukan pada kuartal II tahun 2024 atau April - Mei. Setelah itu, jalan utama penghubung Kediri-Mojo-Tulungagung akan dilanjutkan dan akan beroperasi pada kuartal III tahun 2025.
Perjanjian Regresi Pembayaran dan Perjanjian Penjaminan Kediri-Tulungagung, Selasa 27 Februari 2024 di Auditorium Kementerian PUPR. Pada Selasa (27/02/2024), juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian permintaan dan penjaminan jalan tol Kediri-Tulungagung di Auditorium Kementerian PUPR.
PJ Wali Kota Kediri Zanariah berharap dengan adanya tol Kediri-Tulungagung dapat memperlancar aksesibilitas masyarakat sekitar dan meningkatkan faktor perekonomian. “Mudah-mudahan keberadaan tol ini dapat menjadi pendongkrak perekonomian Kota Kedir,” kata Pj Wali Kota Kediri dalam situs resmi Pemkot Kediri.
Zanariah juga menyerukan kerja sama dengan daerah sekitar untuk mempromosikan potensi daerahnya. Keberadaan jalan tol dan bandara dapat berdampak pada wilayah tersebut. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin