RADAR MALIOBORO - Ada banyak hal yang bisa dilakukan Gen Z untuk memaksimalkan momen perjalanan saat berlibur. Salah satunya dengan membuat konten sebagai konten kreator, mulai dari mengabadikan momen mengunjungi suatu objek wisata hingga berburu kuliner lokal.
Marischka Prudence, mantan reporter saluran TV swasta yang fokus pada konten perjalanan sejak tahun 2011, berbagi beberapa tips memaksimalkan smartphone untuk pembuatan konten saat bepergian.
“Saat traveling, pasti kita mau memaksimalkan momen liburan dengan mengunjungi berbagai spot dan mencoba beragam aktivitas yang unik untuk diabadikan. Dan momen ini sangat sayang kalau nggak di capture," terangnya saat ditemui di Bali, Selasa (5/3).
Bagikan contohnya pada smartphone Samsung Galaxy S24 Ultra dan ada beberapa trik dan trik foto yang bisa dilakukan. Yang pertama adalah gambar landscape.
Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Laporan Generasi Z Indonesia yang menemukan bahwa 84% Gen Z ingin berwisata ke destinasi wisata alam yang pemandangannya dapat memberikan efek penyembuhan.Pemandangan alam yang indah tidak boleh disia-siakan untuk mengabadikannya.
Anda bisa membuat koleksi foto pemandangan menakjubkan yang nantinya bisa ditampilkan di postingan Instagram atau disusun sebagai slideshow di TikTok.
Saat mengambil foto landscape, penting untuk memperhatikan komposisi, fokus pada objek foto. Menurut Marischka, Anda bisa membuat berbagai komposisi foto dan membuat koleksi lengkap yang mampu menceritakan pengalaman perjalanan Anda dengan sempurna melalui sebuah foto. Hal ini dapat dilakukan dengan bermain-main dengan berbagai lensa seri Galaxy S24.
“Misalnya kita mau mengabadikan pemandangan pegunungan ketika sunrise, kita bisa mengambil berbagai komposisi foto lewat lensa yang berbeda-beda. Pertama, ambil dulu keseluruhan scenery yang lengkap dengan ultra wide untuk mengambil komposisi bukit, laut, matahari dan awan secara bersamaan," lanjut Marischka.
Selain itu, Marischka merekomendasikan untuk memanfaatkan fitur ponsel cerdas atau opsi lensa lainnya untuk mendapatkan gambar yang lebih kaya. Tips ini berlaku secara umum, namun Galaxy S24 Ultra memiliki lensa ultra wide yang memungkinkan Anda berfoto selfie bersama teman saat bepergian dengan kamera belakang, atau memotret diri sendiri di tengah pedesaan saat bepergian sendirian.
Lensa sudut ultra lebar memudahkannya memastikan semua komposisi yang diinginkannya tepat sasaran. Saat berfoto selfie dengan kamera belakang atau bepergian sendirian, Marischka juga dapat dengan mudah mengontrol kamera menggunakan Galaxy S24 Ultra S Pen.
Bepergian ke destinasi petualangan atau mengunjungi bangunan bersejarah menawarkan kesempatan untuk mengabadikan momen secara autentik melalui vlogging. Anda dapat memposting konten jenis ini di berbagai platform seperti Instagram Reels, TikTok, atau Youtube Shorts.Lensa sudut lebar dan telefoto yang sangat lebar juga dapat digunakan untuk membuat konten video dan membuat vlog yang menceritakan lebih banyak kisah.
Marischka mengatakan, penggunaan lensa yang berbeda dapat melengkapi landscape vlog sehingga pemirsa dapat melihat langsung momen yang kami tampilkan.
“Permainan lensa ini bisa melengkapi konten kita, karena ketika mereka menonton vlog, penonton ingin tahu itu dimana, suasananya seperti apa, objek apa saja yang ada di sana. Kombinasi lensa digunakan untuk membantu membangun cerita," papar Marischka.
Selain permainan lensa, voice over juga memberikan sentuhan personal pada vlog sekaligus membuat konten jadi lebih menarik karena penonton seolah mendengarkan cerita dari visual yang ada. Agar voice over lebih tertata, Marischka merekomendasikan mereka yang ingin membuat konten dengan serius untuk membuat skrip terlebih dahulu.
Di Samsung Galaxy S24 Ultra, ia sangat dimudahkan dengan adanya S Pen untuk menulis dan kemampuan Auto Format yang dapat merapikan catatan. Voice over pada video juga bisa dikombinasikan dengan percakapan di luar script yang diambil langsung dari video dan agar kualitas suara tetap stabil, Marischka menggunakan pengaturan mic pada Pro Video yang bisa disesuaikan dengan posisi sumber suara kita saat mengambil gambar.
Kemudian, saat traveling ke destinasi wisata yang estetik, coba adopsi pendekatan baru untuk mengambil foto portrait tematik yang berbeda dari biasanya. Misalnya, ketika explore tempat-tempat bersejarah, kamu bisa menciptakan atmosfer foto vintage ala kamera analog atau bikin foto portrait estetik ala kamera digital di pinggir pantai saat golden hour. Tanpa perlu membawa dua jenis kamera tersebut, semuanya bisa kamu create dengan memanfaatkan fitur editing warna, eksposur, dan filter.
Sebelum proses editing, perhatikan pengaturan kecerahan dan fokus saat memotret. Untuk mendapatkan gambar yang lebih tajam, kata Marischka, kita bisa sedikit mengurangi kecerahan gambar dan mengunci fokus pada subjek yang diinginkan.
Untuk menciptakan foto vintage, proses editing bisa dilakukan di galeri untuk mendapatkan nuansa yang lebih redup, detail yang lebih tajam, kontras yang hidup, serta mainkan suhu warna untuk kesan yang lebih dingin. Sementara itu, untuk foto ala kamera digital kamu bisa gunakan flash dalam kondisi pencahayaan terbatas. Kalau ingin hasil flash yang lebih halus, kamu bisa memanfaatkan flash dari hp yang berbeda.
Kemudian pada proses editing, kamu cukup sesuaikan exposure, kontras, highlight, shadow, dan vibrance hingga mencapai hasil yang diinginkan. Setelah menemukan pengaturan yang sesuai untuk menciptakan kesan kamera analog atau digital, simpanlah pengaturan tersebut sebagai filter siap pakai selama perjalanan.
Terakhir, pastikan konten memiliki resolusi tinggi. Sebab, konten di media sosial menjadi hal yang wajib dilakukan, terutama saat kita sedang traveling, karena selain akan menjadi album kenangan digital, kita juga bisa sharing ke teman-teman kita pengalaman traveling kita, kasih mereka ide untuk tempat-tempat menarik.
Namun, kualitas gambar yang kita bagikan di media sosial terkadang mengalami penurunan, sehingga foto jadi terlihat kurang tajam. Untuk memastikan setiap gambar tampil memukau, bisa menggunakan pilihan menu HDR yang saat ini hampir tersedia di banyak smartphone termasuk di Galaxy S24 Series. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin