Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Misteri Hotel Majapahit Surabaya: Kemunculan Orang Belanda Pesta Dansa dan Bir

Marsa Andiny Putri • Sabtu, 9 Maret 2024 | 02:38 WIB
Hotel Majapahit Surabaya.
Hotel Majapahit Surabaya.

RADAR MALIOBORO – Hotel Majapahit Jalan Tunjungan Surabaya merupakan bangunan bersejarah yang menyimpan misteri karena menjadi saksi perjuangan masyarakat Suroboyo mempertahankan kemerdekaan dari pendudukan Belanda pada saat pembongkaran bendera pada tanggal 19 September 1945.

Hotel dengan banyak rahasia ini dibangun pada tahun 1910 oleh Lucas Martin Sarkies, seorang warga Belanda asal Armenia, dan diberi nama Hotel Oranje. Hotel dengan lokasi yang sangat strategis di jantung kota Surabaya ini baru mulai beroperasi pada tahun 1911.

Dikelola oleh AccorHotels, hotel ini berganti banyak nama seiring berjalannya waktu sesuai dengan perkembangan zaman.

Ketika Jepang menduduki Indonesia, hotel ini berganti nama menjadi Hotel Yamato. Saat Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, hotel ini berganti nama menjadi Hotel Merdeka.

Kini hotel ini telah disulap menjadi hotel bintang lima dengan gaya arsitektur kolonial yang unik dan vintage bernama Hotel Majapahit.

Namun masa lalu yang dialami gedung ini dan peristiwa sejarahnya menciptakan sejarah misterius tersendiri yang sepertinya masih membekas di gedung ini.

Selain menjadi tempat pertumpahan darah para pemuda di Surabaya, hotel ini juga pernah dijadikan penjara bagi wanita dan anak-anak Belanda sebelum tentara Jepang mengirim mereka ke kamp tahanan di Jawa Tengah.

Ada beberapa larangan yang diberlakukan dan dipercaya terkait dengan sosok warga Belanda yang pernah menyinggahi hotel ini.

Seperti larangan berjalan di koridor pada malam hari. Itu karena konon dihuni oleh orang Belanda berpakaian putih yang merayakannya dengan menari dan minum bir. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin
#surabaya #hotel #majapahit