Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tujuh Warga Meninggal Akibat Banjir di Kudus, Ini Penyebabnya

Marsa Andiny Putri • Rabu, 20 Maret 2024 | 22:09 WIB
AKSES TERGANGGU: Tanggul Sungai Wulan di Duku Norowito, Desa Ketajung, Kecamatan Karanganyar, Demak, jebol, Minggu (17/3). Akibatnya, jalan pantura Demak-Kudus tak bisa dilalui karena banjir.
AKSES TERGANGGU: Tanggul Sungai Wulan di Duku Norowito, Desa Ketajung, Kecamatan Karanganyar, Demak, jebol, Minggu (17/3). Akibatnya, jalan pantura Demak-Kudus tak bisa dilalui karena banjir.

RADAR MALIOBORO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah melaporkan tujuh warga meninggal dunia dalam bencana banjir yang terjadi sejak Kamis (14 Maret). Penyebab kematiannya adalah tenggelam dan tersengat listrik.

“Tenggelam enam dan keseterum saat banjir satu,” kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Munaji dalam keterangan tertulis, Rabu (20/3).

Rincian penyebab meninggalnya sebagai berikut: satu orang tenggelam dan terjatuh di sawah Temulus, tiga orang tenggelam di sawah Kirig, satu orang tenggelam di dekat tanggul, dan satu orang tersengat listrik di dekat tiang listrik yang terendam banjir.

“Satu orang tenggelam di Persawahan Dukuh Goleng pada kemarin pukul 16.00, sehingga 7 orang meninggal akibat banjir,” lanjut Munaji.

Merujuk laporan yang dikeluarkan pada Senin (18/3) sore, banjir masih menggenangi lima kecamatan di Kabupaten Kudus. Antara lain Kecamatan Mejobo, Jati, Undaan, Jekulo dan Kaliwungu.

Kasus ini berdampak pada 13.586 keluarga atau 39.272 jiwa. Dari jumlah tersebut, 1.287 KK atau 4.188 jiwa mengungsi ke kamp pengungsian dan rumah kerabat yang lebih aman. Selain itu, 6.523 rumah warga dan 2.295 hektare sawah terendam banjir.

BPBD Kabupaten Kudus dan tim gabungan masih melakukan evakuasi dan pemantauan, pembagian kebutuhan logistik warga, bantuan psikososial di wilayah terdampak dan pelayanan kesehatan bagi warga yang memerlukannya. 

Tempat pengungsian berada di 25 titik antara lain Balai Desa Gulang, Balai Desa Payaman, Balai Desa Jati Wetan, Balai Desa Kedungdowo, TPQ Khuriyatul Fikri Paslor, GKMI Tanjungkarang, Gedung DPRD, Gedung JHK Kudus dan Pasar Saerah. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin
#banjir #kudus #meninggal