RADAR MALIOBORO - Berkendara pulang menggunakan sepeda motor saat Idul Fitri tidak dilarang. Namun ada beberapa hal yang harus diwaspadai oleh calon pemudik roda dua.
Safety Riding Promotion Manager PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani berbagi beberapa tips untuk sampai dan pulang kampung. sepeda motor Menurutnya, banyak hal yang harus diwaspadai calon pemudik.
Baca Juga: Kejagung Bantah Dua Artis akan jadi Tersangka Kasus Korupsi Timah
Apakah Anda siap mudik dan balik pakai motor? Bagaimana bila terjadi hujan atau macet panjang? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini harus dijawab sebelum keberangkatan. Jawaban-jawaban dari berbagai pertanyaan seperti itu menunjukkan kesiapan calon pemudik.
“Mental dan sikap cari aman harus dicanangkan sebelum berangkat. Makna mental dan sikap cari aman cukup luas, misalnya tidak ngebut karena ingin cepat sampai di kampung halaman, senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan sebagainya,” ucap Agus Sani di sela-sela acara berbuka puasa bersama Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) di Kedai Halaman, Jakarta, Kamis (4/4).
Baca Juga: Siap-Siap Mudik! Jangan Lupakan Empat Obat yang Wajib Disiapkan Selama Perjalanan
Selanjutnya pastikan sepeda motor Anda dalam keadaan baik sebelum berangkat. Periksa ban, rem, lampu, kelistrikan, klakson dan masih banyak bagian penting lainnya. Bila perlu lakukan pemeriksaan lebih menyeluruh di tempat bengkel resmi.
Selain sepeda motor, kondisi fisik calon penumpang juga penting. Pengemudi atau penumpang harus dalam kondisi fisik prima. Lakukan pemanasan sebelum memulai perjalanan.Pertama, siapkan berbagai perlengkapan keselamatan standar. “Minimal pakai helm biasa, jaket pelindung, sarung tangan, dan sepatu yang nyaman. Kacamata dan masker juga bisa jadi tambahan yang bagus,” tambah Agus Sani.
Baca Juga: Sudah Bisa Dilintasi Luuur! Tol Fungsional Solo Jogja Sudah Dibuka, Berikut Waktu Operasionalnya!
Perlu dicatat juga kalau sepeda motor hanya digunakan maksimal untuk dua orang. Selain itu, bawalah barang secukupnya. Jangan lupa untuk membawa barang-barang yang penting, seperti identitas, surat kelengkapan motor dan lain-lain.
“Selain diri sendiri, membawa beban berlebihan juga bisa membahayakan pengguna jalan lain karena beban berlebih membuat keseimbangan motor terganggu,” lanjut Agus Sani.
Kenali juga rute perjalanan yang akan ditempuh. Hindari waktu prediksi puncak arus mudik dan balik. Penggunaan aplikasi peta jalan selama perjalanan juga bisa membantu kelancaran perjalanan.
“Segeralah mencari tempat untuk beristirahat bila lelah atau mengantuk. Idealnya, pengguna sepeda motor harus beristirahat sejenak setelah mengendarai motor selama dua jam berturutturut,” Agus Sani menekankan.
Baca Juga: Kampanye Joy in Ramadan Vivo Ikut Turunkan Angka Stunting dengan Berbagi Foto
Calon pemudik, ungkap Agus Sani, juga dapat menentukan tempat istirahat terlebih dahulu. Sejumlah titik tempat istirahat bisa ditemui di berbagai aplikasi, misalnya Wahana Honda (Wanda) untuk mengetahui lokasi Bale Santai Honda. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin