Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 Berlanjut Hingga Besok

Marsa Andiny Putri • Senin, 8 April 2024 | 01:23 WIB
Ribuan kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Tol Cipali di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2024).
Ribuan kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Tol Cipali di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2024).

RADAR MALIOBORO - Pergerakan arus mudik 2024 terus meningkat pada H-4 Lebaran. Puncak kepadatan arus mudik diperkirakan terjadi mulai tadi malam (6/4) dan berlanjut hingga besok (8/4).

Merujuk data PT Jasa Marga, dalam tiga hari, sejak Rabu (3/4) hingga Jumat (5/4), sebanyak 551.876 kendaraan keluar dari Jakarta. Angka tersebut merupakan kumulatif dari empat gerbang tol. Yakni, Cikupa arah Merak, Ciawi arah Puncak, Cikampek Utama arah trans-Jawa, dan Kalihurip Utara arah Bandung.

Baca Juga: Jangan Sampai Osteoporosis pada Usia Muda, Simak Penyebab dan Cara Menghindarinya

Volume lalu lintas (lalin) itu meningkat 33,17 persen bila dibandingkan dengan hari normal yang sebesar 414.410 kendaraan. Jika dibandingkan dengan Lebaran 2023, volume kendaraan tahun ini meningkat 11,70 persen.

Marketing and Communication Department Jasa Marga Faiza Riani menyatakan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi kemarin. Karena itu, semua rekayasa lalin di jalan tol diberlakukan. Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas one way sejak Jumat (5/4) pukul 21.50, mulai jalan tol Cikopo–Palimanan (Cipali) Km 72 sampai Km 414 GT Kalikangkung. ”Puncak arus mudik dimulai,” kata Faiza.

Baca Juga: Baru, Ada Robot yang Akan Melayani saat Belanja Oleh-Oleh di Superstore Bakpia Satu Hati

Korlantas Polri mencatat, hingga kemarin siang, terdapat 101.178 kendaraan yang meninggalkan Jakarta.

Tim Jawa Pos di jalur tol Cikampek Utama melaporkan, sejak pagi hingga kemarin sore, arus lalin kendaraan mudik di gerbang tol (GT) Cikampek Utama tidak terlalu padat. Kepadatan mulai terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Bahkan, beberapa mobil memilih menepi di bahu jalan.

Baca Juga: Sebanyak 11.275 Pengusaha Warmindo Diberangkatkan Mudik Gratis

Monika Oktaviani, pemudik asal Jakarta yang hendak menuju Malang, menuturkan, ketika keluar dari jalan tol layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), arus lalin padat. Setelah itu, mayoritas rest area juga ditutup. Terpaksa, sebagian pengguna jalan melipir di pinggir jalan tol. ”Pas turunan MBZ itu numpuk jadi satu. Ada kali antrean mau turun MBZ sampai 3 kilometer,” ungkap Monik kepada Jawa Pos.

Baca Juga: Viral Pernyataan Imam Jamaah Masjid Aolia Saat Khutbah Idul Fitri Mengenai Telepon Allah, Inilah Klarifikasi Mbah Benu

Menurut dia, rekayasa lalin mudik 2024 berjalan cukup baik. Tidak ada kemacetan yang membuat antrean berhenti dalam kurun waktu berjam-jam. Hanya, skema buka tutup rest area akibat overload sedikit membuat arus mudik tersendat. ”Rest area rata-rata padat sih. Itu jadinya yang menjadi penyebab kemacetan. Akibatnya, bahu jalan dipakai (untuk berhenti istirahat, Red),” jelasnya. Bahkan, ada yang sampai menggelar tikar meski tidak lama kemudian ditegur petugas.

Baca Juga: Bayi Lebih Baik Tidur di Ruangan Gelap atau Terang? Simak Penjelasannya

Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan dalam peninjauan via udara di tol Cikampek dan Pelabuhan Merak menyebutkan, ada beberapa titik macet. Kemacetan di tol terjadi pada Km 52 hingga Km 62. Di Merak, kepadatan terjadi di akses masuk pelabuhan. Antrean terjadi sejak Jumat sore hingga kemarin siang. ”Kami berlakukan delaying system sejak Jumat malam,” ujarnya.

Bahkan, dilakukan penambahan titik delaying system ke arah Pelabuhan Merak. Dari awalnya hanya di Rest Area Km 43 dan Km 68, Lahan Munic, dan Cikuasa Atas, Korlantas memutuskan menambah titik di Km 13.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2024, Lalin Mudik Mulai Ramai, One Way Mulai Diberlakukan Pukul 21.30 WIB

Bersama stakeholders terkait, pihaknya berupaya mengurai kemacetan dan antrean dengan menambah jumlah kapal dan mempercepat proses bongkar muat kapal. ”Bahkan, ada dua pelabuhan di Lampung yang hanya melakukan tiba, bongkar, dan berangkat. Tidak ada penumpang dari Lampung, langsung ke Pelabuhan Merak,” ungkapnya. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#lebaran 2024 #puncak mudik