Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Apa Penyebab Bullying? Ini Kata Ahli Psikologi Unair Surabaya, Simak Penjelasan Lengkapnya

Marsa Andiny Putri • Senin, 8 April 2024 | 01:27 WIB
Penyebab Bullying menurut psikolog Unair.
Penyebab Bullying menurut psikolog Unair.

RADAR MALIOBORO - Bullying, yang merupakan masalah sosial yang memprihatinkan, kembali menjadi perhatian publik setelah beberapa kejadian baru-baru ini.

Menanggapi hal tersebut, Margaretha, pakar psikologi klinis dan kesehatan mental Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, menyoroti kasus-kasus bullying yang terus bermunculan.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 Berlanjut Hingga Besok

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kemungkinan menjadi pelaku intimidasi.

Yang pertama, seseorang bisa menjadi pelaku intimidasi jika mengalami kekerasan di rumah.

Baca Juga: Jangan Sampai Osteoporosis pada Usia Muda, Simak Penyebab dan Cara Menghindarinya

Sosialisasi tersirat dari kekerasan yang dialami di rumah akan menciptakan individu yang menjadi pelaku intimidasi berisiko ditindas.

“Jadi misalnya anak mengalami kekerasan di rumah. Apabila mereka tidak suka terhadap sesuatu, maka mereka akan memukul atau menggunakan kekerasan. Hal ini masuk dalam alam berpikirnya,” jelasnya.

Baca Juga: Baru, Ada Robot yang Akan Melayani saat Belanja Oleh-Oleh di Superstore Bakpia Satu Hati

Aspek interaksi sosial juga ikut andil menjadikan seseorang pelaku siksaan verbal. Misalnya, kedongkolan dengan teman sebaya.

Sedangkan secara internal individu, mereka yang menjadi pelaku perundungan cenderung merupakan orang yang gagap melerai permasalahan pribadinya.

Baca Juga: Sebanyak 11.275 Pengusaha Warmindo Diberangkatkan Mudik Gratis

“Selain itu, pelaku perundungan biasanya adalah orang yang kurang cakap menyelesaikan persoalan pribadi dan sosialnya, sehingga mereka menggunakan tindakan kekerasan sebagai cara yang sebenarnya tidak efektif, atau kekerasan sebagai pengalihan akibat tidak bisa menyelesaikan persoalan,” tambah Margaretha. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pencegahan #bully #bullying