Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Diduga Karena Asmara Kandas, Remaja Mengakhiri Hidup dengan Tali Pramuka di Atap Rumah

Marsa Andiny Putri • Senin, 8 April 2024 | 23:33 WIB
Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

RADAR MALIOBORO - Warga Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Gresik, dikejutkan dengan penemuan jenazah remaja yang tewas tergantung di atap rumahnya pada Minggu (7/4). Saat ini korban diduga mengakhiri hidup karena kecewa setelah putus dengan kekasihnya.

Berdasarkan laporan Radar Gresik (JawaPos Group), korban diketahui berinisial MDAM, 18 tahun. Warga Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Keluarganya menemukannya tewas, lehernya tergantung pada tali di atap rumah mereka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, kejadian itu terjadi pada hari Minggu (7/4) sekitar pukul 00.00 WIB. Diawali dengan kekhawatiran ayah korban karena sejak sore tidak melihat keberadaan korban di rumah.

Keluarga korban melancarkan pencarian untuknya. Setelah beberapa lama mencari korban, akhirnya sang tante menemukan korban MDAM dalam keadaan tewas di lantai atas rumahnya.

Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal membenarkan adanya aksi gantung diri tersebut.

“Diketahui korban MDAM meninggal dunia dengan luka bekas jeratan tali pada lehernya,” ujar Kapolsek Benjeng itu.

Iptu Alimin menambahkan bahwa saat ini jenazah korban sudah dievakuasi dan dimakamkan oleh pihak keluarganya. Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti yaitu kursi dan tali pramuka yang digunakan oleh korban untuk mengakhiri hidupnya.

“Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain kursi dan tali pramuka. Anggota kami juga telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab dan motif korban mengakhiri hidupnya,” kata dia.

Alimin mengungkapkan bahwa dugaan awal remaja laki-laki tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena masalah asmara.

“Indikasi awal penyebab gantung diri karena frustasi akibat putus dengan kekasihnya,” ujarnya. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bunuh diri #asmara #gantung diri