RADAR MALIOBORO – Kreativitas merupakan soft skill yang wajib dimiliki setiap orang karena sangat berguna dalam berbagai aspek kehidupan.
Tapi tahukah anda orang kreatif itu seperti apa? Kalau belum, pelajari dulu ciri-ciri orang kreatif. Mungkin Anda salah satunya.
Diketahui kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan sesuatu yang baru, baik berupa ide maupun karya nyata.
Oleh karena itu, orang yang sangat kreatif umumnya lebih sukses karena mampu bersaing dengan orang lain dalam dunia pendidikan, pekerjaan, dan sosial.
Orang kreatif tidak takut mengambil risiko. Karena Anda menciptakan peluang Anda sendiri.
Mereka juga cenderung sehat secara mental. Pasalnya, orang-orang kreatif mampu mengendalikan emosi, perasaan frustasi, dan kecewa.
Baca Juga: Sering Dibuang Percuma, Ini Dia 10 Manfaat Jantung Pisang yang Luar Biasa
Selain itu, orang-orang kreatif cenderung memiliki kepribadian yang kompleks. Menurut situs alodokter.com, setidaknya ada 5 tanda atau ciri orang kreatif.
1. Daya Imajinasi Tinggi
Saya sering melihat orang-orang kreatif melamun dan berpikir. Namun kenyataannya, fantasinya tidaklah kosong. Mereka bisa berpikir out of the box.
Artinya, Anda bisa memikirkan hal-hal yang orang lain tidak pikirkan.Saat orang lain menganggapnya sulit, orang kreatif biasanya bisa mencari kemudahan dan solusi untuk mengatasinya. Ia sering dianggap sebagai "pemimpi", namun ide-ide hebatnya tidak hanya tinggal di kepala, tetapi menjadi kenyataan.
2.Penasaran Rata-rata orang kreatif sangat ingin tahu terhadap suatu hal.
Dan mereka cenderung terbuka terhadap segala jenis informasi.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika mereka dapat melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dan menyelesaikan masalah dengan cara unik yang berbeda.
3.Lebih Berenergi
Tanda orang kreatif lainnya adalah cenderung memiliki lebih banyak energi, baik secara fisik maupun mental. Mereka pekerja keras dan bersemangat untuk menerapkan inovasi yang mereka hasilkan. Anda juga dapat menghabiskan waktu berjam-jam melakukan hal-hal yang Anda minati.
4.Menetapkan batasan logis untuk diri sendiri
Orang kreatif mempunyai tekad yang kuat, namun mereka mengetahui dan mempunyai batasannya sendiri. Alasannya adalah mereka mengetahui kemampuannya dengan baik sehingga tidak berlebihan.
Jadi ketika tiba waktunya bekerja, mereka melakukan tugasnya dengan kemampuan terbaiknya. Dan saat istirahat, saya memanfaatkan kesempatan untuk bersantai (me time) dan mengisi ulang tenaga.
5.Terbuka terhadap kritik dan masukan
Orang kreatif dapat menghasilkan ide-ide inovatif, namun mereka tidak menolak kritik. Mereka menerima kritik atau pendapat apa pun dari orang lain.
Sebenarnya ini bisa dijadikan bahan evaluasi atau tambahan informasi untuk menemukan ide kreatif lainnya.
Baca Juga: Aturan Baru Uni Eropa Akan Perkuat ‘Right to Repair, Berikut Penjelasanya
Astuti Dian Lestari, Psikolog, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada (UGM), dikutip dari fkmk.ugm.ac.id Dari konteks psikologi itu sendiri, setiap orang memerlukan kreativitas. Mengembangkan ide-ide baru dan orisinal.
Kemudian, kemampuan tersebut tujuannya untuk menyelesaikan masalah. Lalu apa saja faktor yang mempengaruhi kreativitas seseorang?
“Misalnya, beberapa orang memiliki kepribadian yang berpikiran terbuka, yang membuat mereka lebih cenderung kreatif dibandingkan yang lain, karena orang yang berpikiran terbuka biasanya mengeksplorasi hal-hal di luar dirinya dan kebiasaan orang di sekitarnya. kata Dian.
Selain itu, kami telah menyebutkan bahwa faktor lingkungan juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kreativitas. Misalnya, banyak kesempatan bagi mahasiswa di kampus untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman-teman lainnya agar dapat berkembang.
Baca Juga: Jadwal Tayang Venom: The Last Dance Dipercepat, Sang Anti Hero akan Kembali!
“Proses pengembangan kreativitas juga bisa dilakukan melalui emosi yang kita rasakan, misalnya saat kita sedih kita lebih bisa menuliskan dan mengungkapkan perasaan kita, bahkan sampai bisa membuat lirik lagu,” tuturnya.
Menurutnya kreativitas harus dikembangkan. Karena hal itu dapat menimbulkan kegembiraan bagi seseorang karena menemukan sesuatu yang baru.Kemudia seringnya stimulasi kreativitas dapat meningkatkan resiliensi seseorang.
Baca Juga: Joko Anwar Umumkan Serial Supranatural Sci-fi Nightmares and Daydreams Rilis di Netflix
“Resiliensi diperlukan karena mengukur seberapa tangguh kita beradaptasi dengan situasi baru dan menghasilkan ide-ide baru dari situasi tersebut.
Apabila seseorang bisa menjadi lebih fleksibel ketika dihadapkan pada banyak situasi dan permasalahan baru,” pungkasnya.***
Editor : Iwa Ikhwanudin