RADAR MALIOBORO - Setiap pasangan mengalami putus cinta, yang merupakan pengalaman emosional yang menantang.
Sangat penting untuk memahami bagaimana putus cinta berdampak pada kesehatan mental seseorang.
Pasangan yang baru saja putus cinta biasanya merasa sedih, kehilangan, dan bingung.
Baca Juga: Merasa Kurang Bersih Hapus Make-Up di Area Mata? Ternyata Bisa Timbulkan Penyakit Ini..
Psikologi tahu bahwa tindakan impulsif dalam situasi emosional yang tidak stabil dapat memperburuk proses pemulihan.
Menurut psikologi, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah putus cinta, menurut psychologytoday.com pada Selasa (14/5).
Perspektif psikologi ini diharapkan dapat membantu orang yang putus cinta mengatasi masa sulit mereka dengan lebih baik dan sembuh lebih cepat.
1. Berhenti menghubungi mantan
Beberapa hari setelah putus cinta, kamu mungkin tidak ingin menghubungi mantan kamu karena kebencian, kekesalan, atau alasan lainnya.
Namun, setelah beberapa minggu berlalu, muncul keinginan untuk menghubungi mantan, mengontaknya, menanyakan kabarnya, bahkan berhubungan dekat lagi dengannya.
Hindari melakukan hal-hal seperti itu jika kamu ingin melupakannya, dan hindari menghubungi mantan kembali.
Baca Juga: Ini Dia 4 Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan, Salah Satunya Dapat Melawan Penuaan Dini
Karena itu hanya akan mengingatkan kamu pada semua hal yang mungkin kamu tidak ingin ingat. Untuk menyembuhkan rasa sakit yang disebabkan cinta, penting untuk memutuskan kontak.
2. Jangan cari informasi tentang mantan
Meskipun kamu sanggup tidak menghubungi mantan , tetapi mencari tahu tentangnya melalui sumber lain, seperti teman atau media sosial, maka kamu pasti tidak akan bisa move on.
Jika kamu ingin terbebas darinya, penyembuhan, dan pemulihan diri, kamu harus benar-benar melepaskan segalanya tentang mantan kamu, termasuk tidak mencari informasi tentangnya lagi.
3. Hindari tindakan impulsif
Jangan pernah melakukan tindakan impulsif yang merugikan saat kamu baru saja berpisah dengan mantanmu.
Baca Juga: Diam-diam Megawati Ternyata Intens Membahas Presidential Club Usulan Prabowo
Misalnya, mengirim pesan larut malam, berbelanja secara impulsif, atau melakukan hal-hal lain yang bahkan tidak menguntungkan.
Ketika Anda menghadapi hal-hal seperti itu, kamu hanya akan merusak diri sendiri. Saat itu terjadi, Kamu harus berhenti sejenak, merenungkan hidup Anda, dan memikirkan kembali pilihan Kamu.
Baca Juga: Tak Hanya Segar, Ternyata Buah Belimbing Mempunyai 11 Manfaat bagi Kesehatan Tubuh
4. Menghilangkan pikiran negatif dan tidak penting
Setelah putus cinta, orang sering mengalami pikiran negatif, entah itu tentang mantannya, hubungannya, atau bahkan tentang dirinya sendiri.
Apapun itu, pikiran negatif dan tidak penting tidak pernah bermanfaat bagi diri sendiri atau orang lain.
Baca Juga: Antisipasi Potensi Kehilangan, Kemenag Dorong Seluruh Tanah Wakaf Disertifikat
Hal itu hanya akan merusak diri sendiri dan membuat kamu terjerumus ke dalam lubang setan yang tidak akan pernah berakhir.
Teknik perilaku kognitif dapat membantu dalam hal ini dengan menghapus pemikiran negatif dan menggantinya dengan keyakinan yang meningkatkan kepercayaan diri dan masa depan.
Jauhkan pikiran negatif itu, dan sekarang adalah saatnya untuk memikirkan masa depan, hidup yang cerah, mimpi yang belum tercapai, dan kebaikan lain yang ingin diraih. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin