Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Imbas Pesawat Jamaah Haji Terbakar di Udara, Garuda Indonesia Dapat Teguran Keras

Marsa Andiny Putri • Kamis, 16 Mei 2024 | 18:45 WIB
Pesawat Garuda Indonesia.
Pesawat Garuda Indonesia.

RADAR MALIOBORO - Kementerian Agama (Kemenag) merespons peristiwa kebakaran pesawat Garuda Indonesia GIA 1105 yang mengangkut jamaah haji kelompok terbang (kloter) lima Embarkasi Makassar (UPG-05). Kemenag menghargai permintaan maaf yang diucapkan oleh Garuda Indonesia.

Baca Juga: Difitnah dengan Betrand Peto, Sarwendah Somasi Sejumlah Akun Media Sosial dan Ancam Lapor Polisi

"Tapi kita menyayangkan adanya peristiwa kerusakan mesin pesawat dalam penerbangan haji. Garuda Indonesia harus professional karena ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan jamaah. Kita minta kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie, di Jakarta, Kamis (16/5).

Baca Juga: Kemendikbudristek Sebut Mahasiswa Lulusan MBKM Lebih Cepat Diterima Kerja dan Bergaji Gede

Sebelumnya, Kementerian Agama menggelar rapat koordinasi dengan tujuan menyikapi permasalahan penerbangan Makassar secara cepat dan dampaknya. Kementerian Agama pun memutuskan memberikan peringatan keras kepada Garuda Indonesia.

"Kami sangat memperingatkan Garuda Indonesia," jelas Anna.

Baca Juga: Ruth Sahanaya Akui Mulai Menikmati Akting

Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut 450 jemaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengalami kebakaran mesin di udara. Sehingga pilot harus melakukan pendaratan darurat.

Dalam keterangan resminya, Garuda Indonesia menjelaskan, penerbangan GA-1105 rute Makassar - Madinah hari ini yang merupakan rombongan 5 asal Makassar telah menerapkan prosedur Return to Base (RTB) sebagai langkah cepat mengurangi risiko keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Perebutan Juara liga Inggris Musim 23/24: Apa syarat Manchester City atau Arsenal untuk membawa pulang trofi?

Keputusan RTB diambil oleh pilot in command (PIC) segera setelah lepas landas, dengan mempertimbangkan kondisi mesin pesawat yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah terbang beberapa saat, terlihat ada percikan api di salah satu mesinnya.

"Atas kondisi itu, engine pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada untuk dapat kembali beroperasi," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Baca Juga: Adu Smartphone Flagship Terbaik 2024, Samsung Galaxy A55 Atau iPhone 11? Yuk Cari Tahu Perbandingannya!

Penerbangan tersebut kemudian telah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 17.15. Penumpang selanjutnya  diarahkan kembali menuju asrama untuk menunggu kesiapan pesawat pengganti. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pesawat garuda #Dapat #teguran #terbakar #keras