Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tinggi Letusan Mencapai 900 Meter, Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Jumat Ini

Nadiva Aiszhabella • Jumat, 17 Mei 2024 | 22:46 WIB
Potret erupsi Gunung Semeru Jumat (17/5/2024).
Potret erupsi Gunung Semeru Jumat (17/5/2024).

RADAR MALIOBORO - Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami lima kali erupsi pada Jumat pagi.

Letusan mencapai ketinggian 900 meter di atas puncak.

Seperti yang dilansir dari ANTARA, Jumat (17/5), Erupsi pertama terjadi pada pukul 06.29 WIB, erupsi kedua pada pukul 06.50 WIB, erupsi ketiga pada pukul 07.28 WIB, erupsi keempat kembali pada pukul 07.57 WIB, dan erupsi kelima terjadi pada pukul 08.05 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto menyatakan, erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 06.29 WIB, dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang.

Pada erupsi ketiga, yang terjadi pada pukul 07.28 WIB, kolom abu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 700 meter di atas puncak, atau 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ke arah utara, terlihat abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang. Menurutnya, erupsi masih berlangsung saat laporan ini dibuat.

Pada pukul 07.57 WIB, Gunung Semeru kembali erupsi, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.

Tinggi kolom abu adalah sekitar 500 meter di atas puncak, atau 4.176 meter di atas permukaan laut.

Menurut Liswanto, erupsi kelima terjadi pada pukul 08.05 WIB, dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dan intensitas sedang ke arah timur laut.

Tinggi kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak.

Pihak PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di wilayah tenggara Gunung Semeru, sejauh 13 km dari pusat erupsi (puncak), karena Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III.

Masyarakat tidak melakukan aktivitas di luar jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) Besuk Kobokan karena awan panas dan aliran lahar dapat muncul hingga 17 km dari puncak.

Selanjutnya, warga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Selain itu, masyarakat diminta untuk memperhatikan kemungkinan awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Selain itu, sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan juga memiliki kemungkinan lahar.



Editor : Meitika Candra Lantiva
#abu vulkanik #lahar #letusan #awan panas #tinggi #erupsi #intensitas #gunung semeru